Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026 Hadirkan 50 UMKM dan Luncurkan Katalog Digital PFpreneur, Perluas Akses Pasar Produk Lokal
- account_circle Vritimes
- calendar_month 3 jam yang lalu

Peluncuran Katalog PFpreneur merupakan bagian dari upaya digitalisasi pemasaran UMKM untuk memperluas jangkauan informasi dan memudahkan masyarakat maupun calon mitra usaha dalam mengenal produk-produk UMKM binaan. Melalui platform ini, potensi usaha yang sebelumnya hanya dapat dikenal melalui kegiatan pameran atau pertemuan langsung diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas secara digital.
Kehadiran inovasi ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ekosistem pemasaran UMKM binaan Pertamina Foundation, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Selain pameran, Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026 juga menghadirkan kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli dan mitra bisnis potensial. Melalui kegiatan ini, UMKM diharapkan dapat menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk potensi pemenuhan kebutuhan produk untuk sektor korporasi maupun industri.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) sekaligus Dewan Pengawas Pertamina Foundation, Arya Dwi Paramita, mengatakan bahwa penyelenggaraan SMEXPO menjadi kesempatan bagi UMKM binaan Pertamina untuk bertemu langsung dengan pasar dan memahami kebutuhan konsumen.
“Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada UMKM yang menjadi mitra binaan Pertamina untuk bisa bertemu langsung dengan market-nya di sini,” ujar Arya.
Menurutnya, penyelenggaraan SMEXPO yang terus dievaluasi menunjukkan perkembangan positif, salah satunya melalui peningkatan nilai transaksi pada sejumlah penyelenggaraan sebelumnya. SMEXPO Regional Yogyakarta 2026, misalnya, berhasil mencatatkan nilai transaksi sekitar Rp3,8 miliar selama tiga hari penyelenggaraan. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran potensi peningkatan penjualan UMKM melalui perluasan akses pasar.
Pada penyelenggaraan di Bekasi, Pertamina menargetkan nilai transaksi minimal Rp2,5 miliar. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui peningkatan interaksi antara pelaku UMKM dengan konsumen, kegiatan business matching, serta dukungan berbagai pihak dalam memperluas pemasaran produk lokal.
Semangat pemberdayaan juga diwujudkan melalui kehadiran Pojok Sayang Aceh, sebuah ruang khusus yang menghadirkan produk UMKM binaan Pertamina dari Aceh yang terdampak bencana. Melalui skema titip jual, Pertamina Foundation berupaya membantu para pelaku usaha agar tetap memiliki akses pemasaran, memperluas pengenalan produk, dan menjaga keberlangsungan usaha di tengah proses pemulihan.
- Penulis: Vritimes
