Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
- account_circle Vritimes
- calendar_month Ming, 2 Agu 2026

Status sebagai Official Partner Country menempatkan Indonesia sebagai fokus utama penyelenggaraan INNOPROM 2026. Selama empat hari pameran, Indonesia menghadirkan rangkaian agenda strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, asosiasi bisnis, dan mitra internasional melalui forum bisnis, business matching, hingga pertemuan bilateral. Pembukaan Indonesia Pavilion langsung mendapat perhatian jajaran pimpinan Federasi Rusia. Sesaat sebelum Opening Ceremony INNOPROM 2026, Mikhail Mishustin, Perdana Menteri Federasi Rusia menjadikan Paviliun Indonesia sebagai salah satu destinasi yang dikunjungi jajaran pimpinan Federasi Rusia dalam trade fair tour INNOPROM 2026. Didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Jenderal KPAII Tri Supondy, rombongan meninjau langsung inovasi, teknologi, serta peluang investasi yang ditawarkan industri manufaktur Indonesia.
Mengusung tema Navigating Industrial Futures, Indonesia Pavilion menghadirkan pengalaman interaktif yang menampilkan transformasi industri manufaktur Indonesia menuju sektor yang modern, inovatif, dan berkelanjutan. Berdiri di atas area seluas lebih dari 1.500 meter persegi, paviliun ini menghadirkan 50 coexhibitor dari berbagai sektor strategis, mulai dari industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika, industri agro, industri kimia, farmasi, dan tekstil, industri kecil dan menengah, hingga kawasan industri. Seluruh peserta menampilkan produk, teknologi, inovasi, dan peluang investasi yang mencerminkan semakin kuatnya daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.
- Penulis: Vritimes
