Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Meruya Selatan, Orang Tua Murid Was-Was dan Minta BGN Lakukan Evaluasi

Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Meruya Selatan, Orang Tua Murid Was-Was dan Minta BGN Lakukan Evaluasi

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025

Imbas dari kejadian ini, kata Satria, penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG Meruya Selatan dihentikan sementara hingga hasil uji laboratorium resmi dari Labkesda dan BPOM Jakarta Barat keluar.

Dalam kesempatan itu, Satria juga menegaskan bahwa seluruh proses produksi makanan di dapur SPPG telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, mulai dari penggunaan sarung tangan, penutup kepala, hingga briefing harian sebelum memasak.

Sebagai bentuk tanggung jawab, kata Satria, pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua murid dan menghentikan sementara distribusi MBG ke empat sekolah di wilayah Meruya Selatan.

Sementara itu, pihak BPOM Jakarta Barat yang turut memantau langsung di lokasi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan belum memberikan keterangan resmi.

Untuk diketahui, sebanyak 20 siswa SDN 01 Pagi Meruya Selatan, pada Rabu (29/10/2025) lalu dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap paket MBG, di sekolah yang berlokasi di Jalan H. Juhri tersebut.

Para siswa mengalami sakit perut, mual, muntah, pusing, dan lemas. Sebanyak 13 siswa dirawat di UKS, sementara 7 lainnya dibawa ke RSUD Kembangan menggunakan mobil operasional BGN.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih terus berupaya mengonfirmasi pihak terkait. (*)

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less