Menembus Batas, Membawa Energi: 23 Tahun PLN NPC Hadir di Pulau-Pulau Terisolir
- account_circle Vritimes
- calendar_month Ming, 18 Okt 2026

CDN.id – JAKARTA, Tidak semua pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berlangsung di lokasi yang mudah dijangkau. Ada pekerjaan yang dimulai dengan perjalanan panjang menuju pulau-pulau terluar, membawa peralatan dan material melewati laut, menghadapi keterbatasan akses, hingga memastikan setiap instalasi dapat berdiri dan beroperasi di tengah kondisi geografis yang menantang. Selama 23 tahun berkarya, PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Salah satu wujud kontribusi PLN NPC hadir melalui pembangunan infrastruktur pembangkit energi bersih di enam pulau terisolir di Jawa Timur. Enam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebut tersebar di Pulau Gili Noko dengan kapasitas 50 kWp, Pulau Saebus 100 kWp, Pulau Sadulang 100 kWp, Pulau Saular 25 kWp, Pulau Sepangkur 75 kWp, dan Pulau Kemirian 50 kWp. Secara total, keenam proyek tersebut mencapai 400 kWp kapasitas pembangkit energi surya.
Namun, angka 400 kWp tidak sepenuhnya menggambarkan cerita di balik pembangunannya.
Di balik setiap kapasitas yang terpasang, terdapat pekerjaan yang harus menyesuaikan dengan karakteristik pulau. Mobilisasi personel, peralatan, material, hingga pelaksanaan konstruksi membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang matang. Kondisi geografis dan keterbatasan akses membuat pekerjaan di wilayah kepulauan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan proyek di daratan.
Bagi PLN NPC, membangun infrastruktur ketenagalistrikan di pulau-pulau terisolir bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan konstruksi. Setiap proyek menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur energi yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah yang secara geografis berada jauh dari pusat sistem kelistrikan.
- Penulis: Vritimes
