Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kedaulatan Pangan: Capaian Swasembada dan Tantangan Komoditas yang Masih Impor (Kedelai & Gula)

Kedaulatan Pangan: Capaian Swasembada dan Tantangan Komoditas yang Masih Impor (Kedelai & Gula)

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026

Produksi kedelai lokal hanya mencapai 350.000 ton, sementara negara membutuhkan hampir 2,9 juta ton. Produksi lokal hanya mencakup 12% dari kebutuhan. Pada tahun 2025, impor kedelai diperkirakan mencapai 2,6 juta ton, yang merupakan peningkatan 2% dari perkiraan sebelumnya. MBG yang diperkenalkan oleh Presiden Prabowo memperburuk situasi dengan membutuhkan lebih banyak protein nabati. Hingga Juli 2025, impor kedelai mencapai 1,47 juta ton, dengan biaya US$679 juta, dan Amerika Serikat sebagai pemasok utama.

Ketergantungan impor kedelai memiliki dimensi politik ekonomi kompleks. Impor kedelai mengikuti mekanisme pasar tanpa regulasi ketat. Kebijakan bebas impor membuat produk petani lokal rentan tidak terserap pasar karena harga kalah kompetitif. Koordinasi antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan masih lemah, politik ekonomi lebih mengutamakan stabilitas harga konsumen dari pada melindungi petani lokal.

Gula: Paradoks Swasembada dan Impor

Pada 2024, produksi gula dalam negeri hanya 2,46 juta ton dari kebutuhan 6,5 juta ton, defisit rata-rata 4 juta ton per tahun. Pada 2025, pemerintah menetapkan kuota impor Gula Kristal Rafinasi (GKR) 3,44 juta ton.

Pakar IPB University mengkritik pemerintah tidak konsisten soal impor gula. Pemerintah memutuskan impor 200.000 ton gula kristal mentah sebagai cadangan, kemudian melarang impor gula konsumsi mulai 2026. Namun, kuota impor gula rafinasi untuk industri tetap tinggi.

Produksi gula lokal sulit terserap industri karena mutu di bawah standar. Sebanyak 63,5 persen dari 62 pabrik gula di Indonesia berusia lebih dari 100 tahun. Revitalisasi pabrik gula PTPN belum maksimal. Rembesnya gula rafinasi ke pasar konsumsi juga belum terselesaikan hingga kuartal III 2025, bersaing tidak sehat dengan gula kristal putih lokal.

Politik Agribisnis: Rhetorika vs Realitas

Alokasi anggaran untuk ketahanan pangan mencapai Rp 155,2 triliun pada tahun 2025, dengan perkiraan peningkatan menjadi Rp 164 triliun pada tahun 2026. Namun demikian, distribusi anggaran tersebut belum sepenuhnya mendukung inisiatif swasembada pangan. Penekanan politik tampaknya lebih memprioritaskan hasil jangka pendek daripada pembangunan kapasitas berkelanjutan dalam jangka panjang.

Program food estate belum berjalan optimal akibat koordinasi lintas sektor lemah. Koordinasi antara Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Pangan Nasional masih menjadi tantangan besar.

Kebijakan HPP gabah Rp6.500/kg menunjukkan keberpihakan retorik kepada petani, namun di lapangan harga gabah masih anjlok. Untuk kedelai dan gula, politik harga lebih mengutamakan kepentingan industri dan konsumen daripada petani lokal.

Refleksi Mahasiswa Agribisnis

Sebagai mahasiswa agribisnis, fenomena kedaulatan pangan memberikan pelajaran tentang kompleksitas politik pertanian. Swasembada beras adalah pencapaian nyata, namun belum mencerminkan kedaulatan pangan utuh.

Yang perlu dipertimbangkan:

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD dan Pemkot Pangkalpinang Sepakati RPJMD 2025–2029, Penanganan Pengangguran Jadi Prioritas

    DPRD dan Pemkot Pangkalpinang Sepakati RPJMD 2025–2029, Penanganan Pengangguran Jadi Prioritas

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dalam RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menetapkan sejumlah isu strategis sebagai fokus pembangunan, salah satunya persoalan ketenagakerjaan. Saparudin menyebut tingkat pengangguran di Kota Pangkalpinang yang masih berada di kisaran lebih dari lima persen menjadi tantangan yang perlu segera diatasi melalui kebijakan pembangunan yang mendorong penciptaan lapangan kerja. “Pemerintah kota Pangkalpinang akan menjalankan program pembangunan […]

  • Herman Suhadi: Terus semangat!! dan Buktikan Kepercayaan Masyarakat kepada Polri

    Herman Suhadi: Terus semangat!! dan Buktikan Kepercayaan Masyarakat kepada Polri

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kepada para siswa, manfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu pengetahuan, keterampilan serta menambah wawasan tentang Kepolisian,” tegas Tornagogo. Selama menjalani proses pendidikan para siswa akan dibentuk mental dan kepribadian yang berkarakter ke bhayangkaraan, memahami doktrin Tribrata dan Catur Prasetya, akan diberikan pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknis dan taktis profesi Kepolisian dasar serta pelatihan jasmani. Menurutnya kualitas […]

  • Wagub Babel Sampaikan Doa dan Harapan Tulus Lepas Keberangkatan 7 Atlet Ikut Kejurnas Riau

    Wagub Babel Sampaikan Doa dan Harapan Tulus Lepas Keberangkatan 7 Atlet Ikut Kejurnas Riau

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dari informasi yang didapati bahwa 7 atlet tersebut akan bertanding pada 16 s.d 18 Mei 2025 di Pekan Baru Riau. Para atlet ini diisi dengan 1 orang asal Bangka Barat, 1 orang asal Pangkalpinang, 1 orang asal Belitung Timur, dan 4 orang asal Belitung. Joni Samson selaku Wakil Ketua 1 Bidang Prestasi, Pertandingan dan Perwaitan […]

  • PPID Utama Kota Pangkalpinang Tandatangani Komitmen Bersama se-Provinsi Babel untuk Keterbukaan Informasi Publik

    PPID Utama Kota Pangkalpinang Tandatangani Komitmen Bersama se-Provinsi Babel untuk Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan wujud transparansi pemerintah dalam mewujudkan good governance. “Penyediaan dan pelayanan informasi publik menjadi ujung tombak pelayanan informasi publik yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat dengan merespon setiap permohonan informasi yang disampaikan setiap respon atau tanggapan yang diberikan menandakan kehadiran negara […]

  • MTQH Ke-14 Hidayat Arsani: Al-Qur’an Jadi Inpirasi Dalam Membangun Nilai Kerukunan, Toleransi, Dan Keharmonisan

    MTQH Ke-14 Hidayat Arsani: Al-Qur’an Jadi Inpirasi Dalam Membangun Nilai Kerukunan, Toleransi, Dan Keharmonisan

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Gubernur menjelaskan, kegiatan MTQH sendiri merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk terus mengagungkan Kalam Allah dan meneguhkan kesucian-Nya. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif dari Kitab Suci Al-Qur’an. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Gubernur berharap agar generasi muda akan semakin memiliki pemahaman yang benar tentang isi dan kandungan Al-Qur’an. “Al-Qur’an juga […]

  • Program Kemunting PT Timah Hadir di Kelurahan Nelayan II Sungailiat, Pj Bupati Bangka Sebut Kolaborasi untuk Mewujudkan Generasi Emas 2024

    Program Kemunting PT Timah Hadir di Kelurahan Nelayan II Sungailiat, Pj Bupati Bangka Sebut Kolaborasi untuk Mewujudkan Generasi Emas 2024

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada PT Timah semoga sosialisasi ini memberikan dampak yang baik bagi warga kami, terutama untuk mewujudkan generasi masa depan yang lebih baik yakni Generasi Emas 2045,” ujar Isnaini. Senada, Lurah Sungailiat, Farid Anshary mengatakan, PT Timah kerap memberikan pelayanan kesehatan bagi warganya. “Terima kasih kepada PT Timah yang selalu membersamai […]

expand_less