Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadir untuk Warga Sikka, dari Trauma Healing hingga Bantuan Bayi dan Balita
- account_circle Vritimes
- calendar_month Jum, 28 Agu 2026

Perhatian kemudian diberikan kepada anak-anak pengungsi yang masih menghadapi rasa takut akibat bencana. Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari turut memberikan trauma healing dengan mengajak anak-anak berinteraksi dan bermain. Suasana pengungsian pun menjadi lebih ceria ketika anak-anak mendapatkan ruang untuk bermain dan sejenak melupakan ketakutan mereka.
Tak hanya memberikan pendampingan, Kapolda NTT juga menyerahkan alat-alat permainan bagi anak-anak di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi rasa takut sekaligus mendukung pemulihan psikologis anak-anak setelah mengalami bencana.
Kepedulian juga diarahkan kepada bayi dan balita yang memiliki kebutuhan khusus selama berada di pengungsian. Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko, mengatakan bahwa dirinya ingin memastikan kebutuhan kelompok rentan tetap mendapat perhatian. Ia turut menyerahkan bantuan susu formula bagi bayi dan balita serta kasur lantai bagi para pengungsi. “Saya ingin bantuan yang kami berikan bisa sedikit meringankan kebutuhan warga dan membuat mereka lebih nyaman selama berada di pengungsian. Yang terpenting, warga tetap kuat dan tahu bahwa mereka tidak sendiri, karena kami hadir untuk ikut membantu dan memberikan perhatian.”
Usai mengunjungi tenda bayi dan balita, Kapolda NTT bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke dapur lapangan untuk melihat pelayanan konsumsi bagi para pengungsi. Seluruh rangkaian kunjungan berakhir sekitar pukul 12.10 WITA dalam keadaan aman dan terkendali. Kehadiran Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari menjadi wujud nyata bahwa di tengah bencana, warga Sikka tidak sendiri. Ada yang hadir untuk mendengar, datang untuk membantu, dan bersama-sama menjaga harapan agar senyum warga dan anak-anak kembali tumbuh.
- Penulis: Vritimes
