FGD RIPPM PT Timah di Bangka Selatan Bahas Pendidikan hingga Kemandirian Ekonomi
- account_circle Ochin
- calendar_month Rab, 6 Mei 2026

“FGD penyusunan pembaruan RIPPM ini dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan. Ini momentum yang sangat penting untuk menyerap saran dari pemerintah daerah maupun perangkat desa yang memiliki peran strategis di wilayahnya masing-masing. Sehingga bisa diintegrasikan dengan program PPM yang akan dijalankan Perusahaan” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui diskusi yang konstruktif dan terbuka, PT Timah berharap program yang disusun tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pembahasan pembaruan RIPPM ini, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian. Pertama, menyerap aspirasi dan gagasan lokal secara langsung dari masyarakat dan pemerintah daerah.
Kedua, memaparkan secara terbuka capaian program RIPPM sebelumnya. Ketiga, merumuskan pola kolaborasi yang lebih efektif antara perusahaan, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di desa-desa Bangka Selatan.
Agar pembahasan lebih terarah, forum dibagi ke dalam lima pilar utama pemberdayaan masyarakat. Kelima pilar tersebut meliputi sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil masyarakat, penguatan kemandirian ekonomi, serta pelestarian lingkungan.
Melalui pembahasan per pilar ini, setiap usulan yang disampaikan peserta diharapkan menjadi lebih fokus, terukur, dan mudah ditindaklanjuti dalam implementasi program ke depan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, menegaskan pembaruan RIPPM harus benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial.
“Harapan kami, kegiatan FGD ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Bangka Selatan, mendorong kemandirian masyarakat, meningkatkan taraf hidup, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Hefi.
- Penulis: Ochin
