Dosen Sosiologi UNS Beri Pandangan Terkait Paparan Debat Cawapres
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 22 Jan 2024

CDN.id, JAKARTA- Dosen Sosiologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Drajat Tri Kartono, memberikan pandangannya terkait debat cawapres tentang soal desa yang kehilangan sumber daya manusia (SDM) potensialnya, Minggu (21/01/24).
Drajat menilai, desa kehilangan sumber daya manusia potensial karena adanya faktor pendorong, salah satunya tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan.
Hal ini dimulai ketika Revolusi Hijau digencarkan di masa Orde Baru. Saat itu, masyarakat desa dikenalkan dengan modernitas, khususnya teknologi. Namun akibatnya, kegiatan-kegiatan tradisional yang berhubungan dengan usaha desa pertanian, terpangkas. Hal ini menjadi faktor pendorong yang membuat masyarakat desa hijrah ke kota. Mereka memandang, di kota banyak lapangan kerja.
“Dengan bekerja kasar saja, misalnya buruh, pembantu, pengamen, langsung dapat cash (uang tunai) hari itu juga,” tuturnya saat dihubungi Kompas.com.
Menurut Drajat, agar SDM potensial bisa bertahan di desa, perlu adanya intervensi dari pemerintah, salah satunya dengan kucuran insentif. Nantinya, warga desa dapat bersama-sama mengelola insentif itu untuk pembangunan desa.
Ditambah lagi, masyarakat desa, khususnya yang terletak di dekat kota, sekarang sudah siap menerima modernisasi yang berpeluang dapat menambah pengetahuan masyarakat.
- Penulis: Ochin
