Dorong Literasi Media di Lingkungan Kampus UBB Gelar Pelatihan Jurnalistik
- account_circle Ochin
- calendar_month Kam, 10 Jul 2025

CDN.id, BANGKA- Universitas Bangka Belitung (UBB) terus mendorong penguatan literasi media di lingkungan kampus. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Jurnalistik bagi para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UBB, yang berlangsung pada Rabu (9/7/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan sehari penuh ini dipusatkan di Ruang Balai Besar Peradaban, Gedung Rektorat UBB. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari dosen prodi, tim kreatif, humas, dan bagian protokol UBB mengikuti pelatihan dengan antusias.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang jurnalistik, yakni Romlan, Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI sekaligus Pemimpin Redaksi Media Siber kabarbangka.com, dan Replianto, Asesor UKW PWI serta Pemimpin Redaksi realita.news.
Narasumber pertama, Romlan, memberikan pemahaman dasar dan inteligen dasar identitas tentang jurnalistik. Ia memotivasi peserta untuk mampu menjadi pemberi informasi dan seluruh kegiatan yang dilaksanakan di Prodi.
“Inteligen dasar identitas dapat bapak ibu praktikkan dengan menggunakan singkatan NUPA yakni Nama, Umur, Pekerjaan dan Alamat,” ujarnya.
Ia juga menekankan untuk tetap mematuhi kaidah penulisan berita peliputan dengan mengedepankan fakta, hati nurani, tidak melanggar aturan dan etika jurnalistik, cover all side, melalui bahasa yang benar, aktual, ekslusif, penting, menarik, mendidik serta menghibur.
“Jangan melupakan terpenuhinya unsur 5W+1H dalam setiap penulisan berita,” pesannya.
Narasumber kedua, Replianto, menambahkan bahwa ada 3 hal pokok yang perlu untuk dipahami peserta berkaitan dengan topik pembahasan umum yang dapat diaplikasikan yakni jurnalistik, media massa dan standar kompetensi wartawan.
“Bapak ibu dapat memproduksi hasil karya jurnalistik secara berkompeten jika mengaplikasikan seluruh materi yang diperoleh hari ini. Tentu saja semuanya harus sesuai dengan aturan aturan yang mengatur tentang pers. Baik itu Undang undang no 40 tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, Kode Prilaku Wartawan dan aturan aturan tentang pers dari Dewan Pers,” ujarnya.
Ia berharap para peserta selalu optimis untuk mencoba memproduksi informasi yang sesuai fakta sebagai upaya melawan hoaks dan merawat literasi.
“Walaupun ada banyak fenomena yang membungkam Pers, namun kita harus tetap optimis bahwa kemampuan menulis informasi harus tetap dirawat demi menjaga nalar yang sehat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Hesty, berharap seluruh peserta pelatihan yang hadir dapat berkontribusi maksimal dalam mempromosikan UBB sebagai agen dan tim promosi demi eksistensi UBB.
“Jadi bapak ibu tidak hanya sebagai pendidik namun dapat melakukan pengabdian dalam bentuk memberikan informasi tentang pengabdian yang dilakukan lembaga pendidikan kita kepada masyarakat Bangka. Maksimalkan juga kerjasama dengan media massa cetak dan online,” tukasnya.(®)
- Penulis: Ochin
