Hal ini dilakukan untuk memberikan semangat kepada anak muda sebagai generasi milenial agar lebih inovatif, kreatif, produktif dan berhati-hati terhadap konten yang ada di internet sebagai jejak digital, termasuk menyaring sebelum sharing informasi yang didapatkan.
Selain itu, ia juga senantiasa mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berita atau informasi hoaks jelang Pilkada 2024. Karena menurutnya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dapat memicu konflik, memecah belah persatuan, dan merugikan proses demokrasi yang seharusnya berjalan dengan baik dan damai.
“Maka kewaspadaan dan kecermatan dalam menyaring informasi yang diterima sangat penting untuk menghindari penyebaran berita palsu yang dapat merugikan masyarakat dan proses demokrasi secara keseluruhan,” jelasnya.