Dari Kompleksitas Menuju Perfect CX, Qiscus Luncurkan Operator dan Qiscus MCP di Conversa 6.0
- account_circle Vritimes
- calendar_month 1 jam yang lalu

Kehadiran AI membuat kompleksitas itu akhirnya terlihat. Lebih banyak kanal berarti lebih banyak sinyal, dan lebih banyak sinyal berarti lebih banyak keputusan yang harus diambil tepat waktu. Qiscus menyebut jarak antara sinyal dan keputusan itu decision latency.
Realita inilah yang membawa Qiscus mengangkat tema The Agentic Shift Orchestrates AI Complexity. Dalam dua sesi panel, Achmad Zaky dari Init6, Andre Djokosoetono dari Bluebird Group, Susanto Benny dari Asuransi Astra, Inggita Sistha Widyawan dari Novo Indonesia, dan Norhaslina Othman dari KPJ Healthcare berbagi pandangan tentang bagaimana kompleksitas tersebut dihadapi di bisnis masing-masing.
Bagi Qiscus, jawabannya adalah orkestrasi, yaitu membuat tim, sistem, dan AI bekerja sebagai satu kesatuan. Setiap layer Qiscus AI menghadirkan satu ciri Perfect CX. AgentLabs memberi respons cepat, kini tidak hanya lewat chat tetapi juga lewat telepon. Agent Copilot membuat layanan lebih personal, dan kini bisa diajak berdialog dua arah oleh tim di inbox. Operator membuat bisnis bisa bertindak secara proaktif. Qiscus MCP memungkinkan ekosistem Qiscus terhubung dengan AI Agent yang sudah digunakan oleh bisnis.
- Penulis: Vritimes
