BMM Tanggapi Terkait Calo Tiket Kapal di Pelabuhan Tanjung Kalian
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 9 Apr 2024

Setelah itu Forkopimda menggelar rapat dan membentuk tim terdiri dari anggota Polres, Kodim dan Sat Pol PP untuk menyikapi pergerakan aneh tersebut. Hasilnya, enam terduga pelaku calo pun diamankan.
“Kita sudah mempelajari mengambil keterangan juga dari yang sudah kita amankan dan melihat pola-pola yang terjadi di lapangan. Kita ada tracking dan kita sudah mendapatkan data pergerakannya seperti apa, bahkan kita sudah bisa melacak siapa yang terlibat dari HP-nya, jaraknya seperti apa, tinggal kita lakukan penindakan,” tegas BMM.
BMM mengatakan, praktik percaloan harus ditindak tegas karena menyusahkan para pemudik dan merusak sistem yang telah disusun dengan baik.
Wabup bertekad membasmi praktik percaloan di Tanjung Kalian karena dia ingin semua yang telah dirancang Pemda bersama Forkopimda berjalan dengan baik dan benar serta masyarakat bisa terfasilitasi dengan baik.
“Mereka tidak dipersulit, itu kan yang kita ingin lakukan. Memberikan pelayanan terbaik mereka bisa nyaman nyebrang tidak ada pungli tidak ada calo, itu yang kita harapkan,” ucap BMM.
“Jangan sampai ada jalur ini membuat kesan Bangka Barat ini tempatnya pungli,” tukasnya lagi.
Menurut Wabup hal itu telah dia laporkan ke Pj Gubernur dan Kapolda Babel. Instruksi Kapolda agar pelaku percaloan ditindak tegas. Atensi ini pun mereka tindaklanjuti. Karena itu siapapun yang terlibat akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.
- Penulis: Ochin
