Cuaca panas menjadi alasan banyak orang menyalakan AC dengan suhu rendah agar terasa lebih dingin. Namun, hal itu justru membuat kompresor pendingin ruangan itu bekerja lebih keras untuk mengatur suhu yang diinginkan. Alhasil, penggunaan daya jadi lebih boros dan bayar listrik bisa mahal.
Kabel Dibiarkan Tersambung ke Soket Listrik
Membiarkan kabel elektronik tetap tersambung ke stop kontak termasuk hal yang sudah menjadi kebiasaan sebagian orang. Padahal, hal itu malah memakan daya listrik lebih besar.
Hal itu dikarenakan, elektronik yang kabelnya tetap terhubung ke soket berada dalam mode siaga. Mode siaga barang elektronik ini disebutkan mampu menyokong sampai 10% dari total penggunaan listrik di rumah lho.
Masih Menggunakan Barang Elektronik Lama
Menggunakan barang elektronik lama justru menyebabkan boros listrik. Ini lantaran barang-barang tersebut belum dirancang dengan teknologi terkini agar pemakaian daya lebih efisien. Sehingga masih memerlukan energi lebih besar saat digunakan.
Berendam di Bak Mandi
Sebagian orang mungkin punya bathtub di rumah dan suka berendam di dalamnya. Tapi perlu diingat, penggunaan listriknya bisa boros saat mengisi penuh air ke dalam bathtub.
Anda bisa beralih ke shower atau mandi menggunakan gayung untuk penggunaan air yang lebih sedikit. Sehingga tidak mempengaruhi listrik sampai boros.
Tips Menghemat Listrik di Rumah
Setelah tahu hal-hal apa saja penyebab listrik boros, Anda dapat menghemat listrik di rumah dengan beberapa cara berikut:
- Gunakan lampu LED atau lampu CFL (neon) yang lebih hemat energi.
- Nyalakan lampu dan kipas saat diperlukan saja.
- Stop bolak-balik buka tutup kulkas.
- Hindari menyimpan makanan minuman panas atau hangat di kulkas.
- Cabut kabel elektronik yang tersambung ke soket listrik saat tidak digunakan.
- Atur suhu AC sedang.
- Gunakan barang elektronik yang hemat energi
- Hemat menggunakan air
Nah, itu dia kebiasaan yang bikin boros listrik dan cara menghemat agar tagihan tak bikin dompet bolong. Semoga bermanfaat! (red)