BCW Desak KPK Usut Hilangnya Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai
- account_circle Ochin
- calendar_month Jum, 11 Sep 2026

“Kalau ruangan disegel karena diduga ada barang bukti, kemudian segelnya hilang tanpa dilepas KPK, persoalannya bukan lagi sekadar siapa yang mencopot pita itu,” kata dia.
BCW, kata Jimmy, meminta KPK memastikan apakah ada orang yang memasuki ruangan setelah segel dicopot. Penyidik juga perlu memastikan apakah dokumen, perangkat elektronik, atau benda lain di dalam ruangan tetap berada dalam kondisi semula.
BCW: Jangan Sampai yang Hilang Bukan Cuma Segel
Meski demikian, Jimmy mengatakan hilangnya segel tidak boleh dijadikan dasar untuk menuduh Djaka Budhi Utama ataupun pejabat tertentu sebagai pihak yang mencopotnya.
Menurut dia, KPK harus menentukan pelakunya berdasarkan bukti.
“Kami tidak mengatakan Dirjen Bea Cukai yang mencopot segel. Jangan membuat tuduhan tanpa bukti. Tapi justru karena belum diketahui siapa pelakunya, KPK harus mengusutnya sampai terang,” ujar Jimmy.
BCW juga meminta KPK menjelaskan apakah ruang kerja Dirjen Bea Cukai tersebut akhirnya digeledah setelah segelnya diketahui telah dicopot.
KPK sejauh ini belum menjelaskan secara terperinci ihwal pihak yang mencopot segel tersebut. KPK juga menyatakan tindakan penggeledahan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan.
Jimmy mengatakan KPK tak perlu membuka materi penyidikan yang bersifat rahasia. Namun, menurut dia, KPK perlu menjelaskan tindak lanjut atas pencopotan segel karena persoalan tersebut telah terungkap dalam persidangan.
“Apakah CCTV diperiksa? Apakah orang yang memiliki akses sudah dimintai keterangan? Apakah ruangan akhirnya digeledah? Dan yang paling penting, apakah seluruh barang bukti yang dicari KPK tetap utuh?” kata dia.
- Penulis: Ochin
