NFP September Jadi Fokus Market, Begini Dampaknya ke USD dan Harga Emas
- account_circle Vritimes
- calendar_month 14 jam yang lalu

CDN.id – JAKARTA, Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk September menjadi salah satu agenda ekonomi utama yang menjadi perhatian pasar pada Jumat (2/10/2026). Data ketenagakerjaan AS tersebut dinilai penting karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), sekaligus pergerakan dolar AS dan harga emas.
Berdasarkan survei ekonom Reuters, Nonfarm Payrolls AS diperkirakan bertambah sekitar 90.000 pekerjaan pada September, melambat dibandingkan kenaikan 162.000 pekerjaan pada Agustus. Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4,1%.
Perhatian pasar tidak hanya tertuju pada jumlah pekerjaan, tetapi juga pertumbuhan upah. Data tersebut menjadi semakin penting karena The Fed masih berhadapan dengan tekanan inflasi, sementara kondisi pasar tenaga kerja menjadi salah satu indikator yang dipertimbangkan dalam menentukan kebijakan moneter.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengatakan data NFP dapat memberikan gambaran mengenai seberapa kuat perekonomian AS sekaligus memengaruhi ekspektasi pasar terhadap suku bunga.
“Jika NFP dan pertumbuhan upah berada di atas ekspektasi, pasar dapat melihat kondisi tenaga kerja AS masih cukup kuat. Hal ini berpotensi menjaga ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama dan memberikan dukungan terhadap dolar AS,” ujar Geraldo.
Korelasi antara NFP dan dolar AS terutama terjadi melalui ekspektasi suku bunga. Data tenaga kerja yang lebih kuat dapat meningkatkan kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga mendorong kenaikan imbal hasil Treasury dan memperkuat daya tarik aset berbasis dolar.
- Penulis: Vritimes
