Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengurai Hambatan Hilirisasi Timah: Gagasan Segar Dr Ichwan Azwardi dalam Buku Terbarunya

Mengurai Hambatan Hilirisasi Timah: Gagasan Segar Dr Ichwan Azwardi dalam Buku Terbarunya

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025

CDN.id, PANGKALPINANG — Kegelisahan intelektual dan pengamatannya terhadap berbagai diskusi mengenai hilirisasi mineral tambang menjadi titik awal lahirnya sebuah karya penting dari Dr Ichwan Azwardi penulis yang mendalami isu pertambangan, tata kelola industri, dan hilirisasi komoditas timah.

Melihat adanya kesenjangan pemahaman filosofis dalam upaya mewujudkan hilirisasi, Dr Ichwan Azwardi merasa perlu menyusun gagasan tersebut dalam sebuah buku yang dapat menjadi rujukan bagi berbagai pemangku kepentingan dalam menentukan arah Timah Indonesia.

Dalam buku Timah Indonesia ‘Bottle Neck’ Hilirisasi Industri Pertambangan Komoditas Timah, Ichwan Azwardi yang merupakan praktisi penambangan timah ini menuangkan gagasan tentang Hilirasasi Timah yang merupakan salah satu komoditas mineral andalan Indonesia.

Ini bukan buku pertama Dr Ichwan Azwardi, sebelumnya Ia telah menulis berbagai buku tentang Penambangan timah diantaranya Timah Indonesia Lingkup Hulu Komoditas Timah untuk Pengembangan Konsep Metode Penambangan Endapan Aluvial Dalam di Laut Go Offshore Go Deeper.

Pria yang menuntaskan studi doktornya di bidang teknik pertambangan Intitut Teknologi Bandung (ITB), ini mengungkapkan bahwa dorongan menulis buku ini muncul setelah menghadiri beragam seminar, dialog, dan forum lintas profesi yang membahas hilirisasi timah. Meski diskusi tersebut menghadirkan berbagai sudut pandang, ia melihat adanya persoalan mendasar yang kerap terabaikan.

“Saya merasa ada hal-hal filosofis yang menjadi penghambat dalam upaya hilirisasi. Semua pihak perlu menyamakan persepsi bahwa industri umum dan industri pertambangan memiliki karakter berbeda. Perbedaan inilah yang sering menjadi rintangan dalam mewujudkan hilirisasi,” kata Pria kelahiran Medan ini.

Dari titik itulah ia merasa perlu menuangkan pemahaman, analisis, dan refleksi komprehensif dalam bentuk buku.

Ichwan menilai bahwa hilirisasi timah Indonesia harus dipahami melalui dua lanskap besar: industri pertambangan dan industri pabrik (non-pertambangan). Industri pertambangan adalah industri yang melakukan kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan dan pemurnian. Industri pertambangan menghasilkan produk hilir berupa ingot timah 99,99%, yang kemudian menjadi bahan baku industri pabrik dengan berbagai level dan varian produk, mulai dari solder hingga komponen teknologi tinggi seperti baterai, telepon genggam, hingga mobil listrik.

Ia menyoroti fakta bahwa 95% logam timah Indonesia masih diekspor, sementara hanya 5% diserap dalam negeri, sebagian besar untuk industri solder yang merupakan level hilir terendah.

Ichwan juga menilai pemerintah kini semakin serius mendorong hilirisasi mineral kritis dan strategis, termasuk timah.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa hilirisasi dalam negeri belum ‘bangun’. Untuk meningkatkan serapan dalam negeri, industri hilir harus diciptakan,” ujarnya.

Menurut Ichwan, semua bergantung pada keberlanjutan suplai bahan baku. Industri hilir tidak dapat berkembang tanpa kepastian pasokan dari hulu. Karena itu, perbaikan tata kelola pertambangan menjadi kunci.

“Saya melihat pemerintah saat ini sangat serius memperbaiki tata kelola pertambangan. Jika keberlanjutan bahan baku dapat dijamin, industri hilir bisa diciptakan. Saya berharap tidak lama lagi hilirisasi dapat benar-benar diwujudkan,” katanya optimis.

Dirinya juga telah memetakan sejumlah tantangan mendasar dalam melakukan hilirasasi timah, diantaranya Menentukan jenis produk hilir yang ingin dikembangkan di dalam negeri, merumuskan kebutuhan bahan baku yang tepat: jenis, kualitas, dan kuantitasnya, serta menilai nilai produk hilir dan bahan bakunya, agar industri pertambangan dapat menyesuaikan proses dan skala bisnis.

“Semua data ini harus jelas, karena industri pertambangan akan menyesuaikan proses bisnisnya berdasarkan kebutuhan hilir,” tegasnya.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Airlangga Bersama Tony Blair Bahas Isu Geopolitic

    Menko Airlangga Bersama Tony Blair Bahas Isu Geopolitic

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, bersama Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair membahas isu geopolitik yang saat ini sedang mencuat di tengah ketidakpastian global lainnya. Konflik di kawasan Timur Tengah yang terjadi saat ini tentu menjadi permasalahan yang tidak diinginkan oleh berbagai negara, sehingga lebih memilih untuk menahan diri. Bagi kepentingan Indonesia […]

  • Lamberth Nahkodai PWI Papua Tengah

    Lamberth Nahkodai PWI Papua Tengah

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, NABIRE- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Tengah sukses menggelar konferensi perdana. Pembentukan kepengurusan itu seiring dengan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DO) di Tanah Papua. Dalam konferensi  yang digelar pada Jumat (19/4/2024), Lamberth Palaklely terpilih sebagai Ketua PWI Provinsi Papua Tengah. Ini merupakan konperensi PWI pertama  dilakukan di Papua Tengah. Lamberth yang akrab disapa […]

  • Konker PWI Jaya: Dorong Penguatan Integritas Wartawan dan Kolaborasi Multisektoral

    Konker PWI Jaya: Dorong Penguatan Integritas Wartawan dan Kolaborasi Multisektoral

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BOGOR– PWI DKI Jakarta (PWI Jaya) menggelar Konferensi Kerja (Konker), di Grand Cempaka, Cipayung, Bogor, Sabtu (30/11/2024). Dalam sambutannya, Ketua PWI Jaya, Kesit B Handoyo, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi multisektoral dan penguatan integritas wartawan sebagai upaya memperkokoh peran PWI Jaya. “Melalui konferensi ini, kita berupaya merumuskan program strategis yang tidak hanya berfokus pada pengembangan internal, […]

  • Pesawat ATR 400 Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Mori Hanafi Desak Negara Bertindak Cepat

    Pesawat ATR 400 Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Mori Hanafi Desak Negara Bertindak Cepat

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Kabar hilangnya kontak pesawat ATR 400 rute Yogyakarta–Makassar menimbulkan keprihatinan luas. Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, meminta negara hadir secara penuh dengan langkah cepat, terkoordinasi, dan terukur dalam menangani insiden penerbangan tersebut. Pesawat milik maskapai Indonesia Air Transport itu dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) […]

  • Bupati Bangka Barat Lantik 66 Kepala Sekolah

    Bupati Bangka Barat Lantik 66 Kepala Sekolah

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA BARAT – Bupati H. Sukirman melantik 66 kepala sekolah TK, SD dan SMP dari enam kecamatan se – Kabupaten Bangka Barat, di Gedung Graha Aparatur Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Bangka Barat di Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Selasa (30/01/24) sore. Sukirman mengatakan, pelantikan kepala sekolah dengan jumlah puluhan ini memang untuk kali pertama […]

  • Pj Gubernur Safrizal ZA : Pokjanal Posyandu Harus Pererat Sinergitas Bersama TP PKK

    Pj Gubernur Safrizal ZA : Pokjanal Posyandu Harus Pererat Sinergitas Bersama TP PKK

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.Id, TANJUNGPANDAN – Upaya penurunan angka stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) terus ditekankan. Apalagi di Tahun 2024, tiap daerah harus mencapai target turun hingga 14 persen. Maka dari itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kep. Babel Safrizal ZA, mengingatkan hal ini saat membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu (Pokjanal-Posyandu) Tingkat […]

expand_less