UNICEF Ingatkan Kematian Anak di Gaza Akan Terus Naik Jika Serangan Israel Tak Dihentikan
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 4 Mar 2024

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) melaporkan situasi dari Rumah Sakit Al-Amal di Khan Younis, mengatakan kendaraan militer Israel yang ditempatkan di sekitar rumah sakit juga menghalangi pergerakan tim kemanusiaan di luar gedung. Penembakan Israel yang terus-menerus di sekitar rumah sakit juga menyulitkan tim medis bergerak dan mengontrol kondisi pasien.
Sementara itu, badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mencatat masuknya bantuan ke Gaza sepanjang Februari 2024 sangat sedikit, dengan rata-rata hanya hampir 97 truk masuk per hari dibandingkan sekitar 150 truk per hari pada Januari 2024. Hal ini imbas dari sulitnya truk- truk UNRWA memasuki Gaza karena kendala keamanan dan penutupan sementara di perlintasan Kerem Shalom dan Rafah. Mereka melaporkan situasi keamanan sangat terdampak oleh beberapa polisi Palestina dalam serangan udara Israel di dekat kedua perlintasan.
UNICEF mencatat ada perbedaan kondisi di Gaza utara dan selatan, dengan wilayah utara yang terdampak oleh bantuan kemanusiaan yang akhirnya memakan korban jiwa. Khodr pun membukanya beberapa titik masuk untuk membawa bantuan kemanusiaan dari semua jalur perlintasan di Gaza.
“Lembaga bantuan kemanusiaan seperti UNICEF harus mampu menyediakan krisis kemanusiaan, mencegah kelaparan, dan menyelamatkan nyawa anak-anak,” katanya.
- Penulis: Ochin
