CDN.Id, Pangkalpinang – Puluhan wali murid datangi kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Bangka Belitung, kedatangan tersebut terkait aturan PPDB SMA/SMK tahun ajaran 2023/2034, yang terkesan menyusahkan.
Irianto Tahor, perwakilan dari Aliansi Masyarakat Terzolimi (Almaster) mengatakan bahwa Aturan PPDB sistem zonasi yang harusnya berpacu dengan jarak, malah di campur adukan dengan sertifikasi prestasi, dan nilai.
“Dengan adanya sistem zonasi, jelas sekali banyak manipulasi data yang terjadi, dan menyimpang dari aturan yang sudah ditetapkan, semakin kacau karena di campur adukan dengan sertifikasi prestasi dan nilai,” ujar Irianto Tahor, Senin (24/7/23) petang, di hadapan seluruh perwakilan dan pejabat terkait.