Sesalkan Keterlambatan Dana BOS Sekolah Swasta, Beliadi Usulkan Bakeuda Babel untuk di Evaluasi
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 14 Apr 2025

CDN.id, BABEL– Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Beliadi, meminta agar Gubernur Babel terpilih nantinya, melakukan evaluasi total terhadap kinerja Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).
“Saya mengusulkan kepada Gubernur terpilih agar Bakeuda ini dievaluasi total,” usul Beliadi dengan kecewa terkait keterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah swasta di Babel.
Menurutnya, dana tersebut vital untuk menunjang operasional sekolah, termasuk pembayaran gaji para guru.
“Saya menyesalkan adanya laporan bahwa Dana BOS sekolah swasta belum cair. Ini menyangkut hak orang. Informasi dari Dinas Pendidikan dana tersebut sudah diajukan sebelum lebaran, tetapi dari Badan Keuangan Daerah (Bakuda) pejabat yang berwenang sedang dinas luar serta katanya kasnya kosong. Ini kan kegiatan rutin, harusnya Bakuda bisa mengantisipasi sejak dini,” tegas Beliadi dalam rilisnya, Senin (14/4/2025).
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Babel, Heryawandi. Ia mengaku terkejut setelah mendapatkan informasi terkait keterlambatan pencairan Dana BOS tersebut.
“Saya baru tahu hari ini. Dana BOS ini penting untuk keberlangsungan sekolah swasta. Pendidikan swasta juga berperan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, jadi tidak bisa diabaikan,” ujarnya.
DPRD Babel berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan dan pencairan Dana BOS dapat dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama, demi menjaga kelangsungan proses belajar-mengajar di sekolah-sekolah swasta.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Ervawi turut membenarkan adanya keterlambatan pembayaran BOSDA khususnya di SMA/SMK Sederajat se-Bangka Belitung.
Diketahui hingga saat ini sudah ada 47 sekolah yang mengajukan pencairan dana BOSDA dan sudah disampaikan SPM-nya ke Bakuda (Badan Keuangan Daerah) sejak tanggal 17 Maret 2025 lalu.
- Penulis: Ochin
