Senggigi Memasuki Siklus Pembaruan yang Didukung Pemerintah, Dipimpin Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar
- account_circle Vritimes
- calendar_month 12 jam yang lalu

CDN.id – JAKARTA, Pemerintah pusat menyiapkan investasi Rp81 miliar untuk revitalisasi Pasar Seni Senggigi, dengan pekerjaan fisik ditargetkan mulai awal 2027. Proyek ini menjadi bagian dari penguatan Senggigi sebagai koridor pariwisata Lombok Barat yang telah mapan.
Senggigi, Lombok — Pemberitaan media Indonesia menyebutkan bahwa pemerintah pusat sedang menyiapkan investasi senilai Rp81 miliar untuk merevitalisasi Pasar Seni Senggigi, menempatkan koridor pariwisata lama di Lombok Barat ini dalam fase baru pembaruan sektor publik. Pendanaan tersebut dilaporkan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terlibat dalam perencanaan dan desain. (https://www.detik.com/bali/nusra/d-8592595/pasar-seni-senggigi-bakal-disulap-mirip-sydney-harbour-revitalisasi-mulai-2027)
Pemberitaan pada akhir Juli 2026 menunjukkan bahwa pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027, dengan proses pengadaan atau tender diperkirakan berlangsung sebelum konstruksi. Liputan media menggambarkan perombakan besar kawasan Pasar Seni menjadi ruang publik pariwisata yang lebih modern, termasuk gerai kuliner, ruang ritel UMKM, area publik terbuka, serta fungsi budaya atau pertunjukan—sebuah intervensi yang oleh pejabat dibingkai sebagai bagian dari upaya memperkuat dan merevitalisasi pariwisata Senggigi. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)
Proyek Pasar Seni merupakan sinyal jangka pendek paling jelas dari arah tersebut, tetapi maknanya lebih besar daripada satu lokasi. Senggigi telah menjadi destinasi matang dengan akomodasi, tempat makan, dan layanan pengunjung yang telah lama berdiri; tujuan investasi ini bukan untuk menciptakan ulang koridor tersebut, melainkan memperbarui ruang-ruang publik utama dan memperkuat pengalaman secara keseluruhan di kawasan yang telah menjadi pusat pariwisata Lombok selama beberapa dekade.
Rencana Rp81 Miliar Kembali Menempatkan Pasar Seni Senggigi dalam Sorotan
Pasar Seni Senggigi telah lama menempati posisi strategis di pusat pariwisata Lombok Barat. Rencana revitalisasi akan memberi lokasi tersebut peran publik yang lebih aktif: tempat bagi pengunjung untuk makan, berbelanja, berkumpul, dan berinteraksi dengan pelaku usaha kreatif lokal.
Menurut laporan media Indonesia, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa anggaran Rp81 miliar akan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pemerintah provinsi menyiapkan desain dan Detail Engineering Design. Laporan juga menyebut target pelaksanaan pada 2027, dengan proses tender diperkirakan berlangsung sebelumnya. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)
Fungsi yang direncanakan dan diberitakan oleh media lokal maupun nasional mencakup area kuliner, kios UMKM, ruang publik terbuka, dan komponen pertunjukan. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)
Bagi koridor Senggigi, cara proyek ini diposisikan sangat penting: ini merupakan penguatan destinasi, bukan sekadar renovasi satu bangunan. Kawasan Pasar Seni yang lebih fungsional dapat meningkatkan pengalaman di jantung Senggigi, menambah alasan bagi pengunjung untuk tinggal lebih lama hingga malam hari, dan menyediakan ruang dengan visibilitas lebih tinggi bagi usaha kecil dalam ekonomi pariwisata.
Mengapa Senggigi Penting bagi Pariwisata Lombok
Kekuatan Senggigi terletak pada karakternya yang telah mapan. Portal pariwisata resmi Indonesia menggambarkan Pantai Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, serta menyoroti pantai-pantainya dan jalur pesisir ke arah utara menuju Bangsal, salah satu pintu gerbang yang umum digunakan menuju Kepulauan Gili. (https://www.indonesia.travel/id/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/lombok—senggigi-beach)
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga mengidentifikasi Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, dengan menyebut garis pantai, pemandangan matahari terbenam, dan fasilitas pariwisata yang sudah tersedia, seperti hotel, restoran, dan sarana hiburan. (https://lombokbaratkab.go.id/fasilitas-daerah-2/objek-wisata/)
- Penulis: Vritimes
