Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
- account_circle Vritimes
- calendar_month Jum, 25 Sep 2026

CDN.id – JAKARTA, Sekitar 15,5 juta remaja Indonesia berusia 10–17 tahun atau 34,9 persen mengalami masalah kesehatan mental. Namun, hanya 2,6 persen di antaranya yang mengakses layanan bantuan. Temuan Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) 2022 tersebut menunjukkan masih lebarnya kesenjangan antara kebutuhan remaja dan dukungan yang mereka terima.
Selaras dengan misi untuk memberikan dukungan wellbeing di area sekolah, BINUS SCHOOL Serpong menggelar peringatan R U OK? Day pada Senin (21/9/2026). Kegiatan ini diadaptasi dari R U OK? Australia, sebuah gerakan pencegahan bunuh diri dan peningkatan kesadaran akan kesehatan mental yang mendorong setiap orang untuk menjalin koneksi serta menciptakan ruang yang aman bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan untuk berbagi dan bercerita. Melalui kegiatan ini, BINUS SCHOOL Serpong ingin menumbuhkan budaya saling peduli dan menegaskan bahwa meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan wujud keberanian. Nilai ini ditanamkan sejak jenjang Early Years hingga Secondary.
Pemandangan berbeda tampak di BINUS SCHOOL Serpong pada R U OK Day. Seluruh siswa, guru, dan staf tampak kompak mengenakan pakaian berwarna kuning. Warna cerah tersebut bukan sekadar pilihan busana, melainkan menjadi simbol kepedulian dalam peringatan R U OK? Day.
“Hari ini, seluruh siswa, guru, dan staf menggunakan warna kuning sebagai bentuk keterbukaan bagi siapa pun yang ingin bercerita. Di seluruh area sekolah, kami juga menyediakan Kindness Board untuk menyebarkan kata-kata positif. Sementara itu, di jenjang Secondary, kami memiliki Listening Corner yang melibatkan siswa relawan untuk mendengarkan cerita teman-temannya,” ungkap Koordinator Wellbeing untuk Secondary BINUS SCHOOL Serpong, Inez Taniwangsa.
- Penulis: Vritimes
