PT Timah Buka Peluang Cuan UMKM Bangka Barat dari Olahan Nila dan Udang Rebon
- account_circle Ochin
- calendar_month Jum, 28 Agu 2026

Produk olahan ikan yang dikembangkan UMKM, kata Dody, ke depan berpotensi mendukung program pemberian makanan tambahan berbahan baku ikan.
“Harapannya bisa berkolaborasi dengan kami, sehingga ibu-ibu yang mengolah ikan ini dapat menghasilkan produk yang bisa digunakan untuk mendukung kegiatan kami,” katanya.
Dody juga mendorong pelaku UMKM terus berinovasi agar olahan ikan tidak monoton. Produk yang dikemas lebih menarik dinilai dapat menjadi strategi untuk meningkatkan minat konsumsi ikan, terutama di kalangan anak-anak yang semakin akrab dengan makanan instan.
“Melalui pengolahan ini, dengan inovasi yang lebih up to date, bagaimana kita bisa memperkaya jenis makanan agar lebih menarik untuk anak-anak,” ujarnya.
Bagi pelaku UMKM, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk menambah keterampilan sekaligus memperluas jejaring usaha. Elda (69), salah satu peserta, mengaku senang mendapatkan pengetahuan baru dari narasumber yang kompeten.
“Sangat senang diajak dalam kegiatan ini. Dengan kegiatan seperti ini kami bisa bergaul dengan sesama UMKM dan mendapatkan ilmu,” ungkapnya.
Namun, peningkatan keterampilan saja belum cukup. Pelaku UMKM juga berharap dukungan berlanjut hingga tahap pengembangan pasar.
- Penulis: Ochin
