Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

  • account_circle Vritimes
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2026

Seiring meningkatnya minat investor, pilihan aset yang tersedia di platform tokenisasi menjadi salah satu pertimbangan. Berdasarkan analisis Tiger Research dan benchmark industri yang dilakukan Bittime, platform dengan pilihan Tokenized US Stocks yang lebih komprehensif dinilai lebih mampu memenuhi kebutuhan investor yang ingin membangun portofolio global.

Berdasarkan benchmark tersebut, Bittime menyediakan salah satu lini Tokenized US Stocks paling lengkap di antara platform aset digital lokal, mencakup saham perusahaan global seperti NVIDIA, Microsoft, Apple, Amazon, Alphabet (Google), Meta, Tesla, serta sejumlah ETF berbasis teknologi.

Selain kelengkapan pilihan aset, Bittime juga menjadi exchange aset kripto berlisensi pertama di Indonesia yang menghadirkan fitur Flexible Staking pada Tokenized US Stocks dengan reward hingga 7% APR, sehingga investor dapat memperoleh potensi imbal hasil tambahan tanpa kehilangan fleksibilitas dalam mengelola asetnya.

Ryan mengatakan inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab karakteristik saham Amerika Serikat yang umumnya memiliki dividend yield lebih rendah dibandingkan saham di Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih relevan melalui akses ke aset global yang disertai fitur bernilai tambah sesuai kebutuhan investor Indonesia,” kata Ryan.

Minat tersebut juga tercermin pada data internal Bittime. Dalam 48 jam setelah peluncuran Flexible Earn, kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106%, dengan sekitar 96% dana baru mengalir ke tokenized saham bertema AI, terutama NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Hampir 50% kepemilikan Tokenized US Stocks di Bittime juga langsung ditempatkan ke fitur Earn.

Sementara itu, lima Tokenized US Stocks dengan kepemilikan terbesar pada pekan lalu adalah SpaceX (SPCXX), NVIDIA (NVDAX), Tesla (TSLAX), MicroStrategy (MSTRX), dan Apple (AAPLX).

  • Penulis: Vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Budi Utama Sampaikan Tiga Raperda

    Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Budi Utama Sampaikan Tiga Raperda

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Kemudian raperda lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dibentuk untuk meningkatkan kinerja, transparansi dan akuntabilitas penerimaan lain-lain PAD yang sah, wali kota mengatur dan menyelenggarakan pengendalian internal. “Mudah-mudahan raperda ini bisa jadi perda yang dibentuk pansus oleh masing-masing anggota DPRD. Ketiga raperda ini secara teknis OPD sudah siap yang penting sesuai dengan SOP dan aturannya,” […]

  • CEO dan Founder One Global Capital Iwan Sunito Dukung Karya Jurnalistik Terbaik di Malam Anugerah MHT ke-51 PWI Jakarta

    CEO dan Founder One Global Capital Iwan Sunito Dukung Karya Jurnalistik Terbaik di Malam Anugerah MHT ke-51 PWI Jakarta

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Kesit dan Arman Suparman, sekretaris, sudah menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait susunan panitia pelaksana dan SK Dewan Juri MHT Award ke-51 tahun 2025. Dalam susunan panpel, Indra Utama sebagai ketua dibantu oleh Dwi Yantoro, sementara tanggung jawab penggalangan dana dan sponsorship dipercayakan kepada duet Penerus Bonar dan Ferry Edyanto. Untuk Dewan Juri, yang terdiri dari […]

  • Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

    Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • 0Komentar

    Dari sisi fundamental, harga minyak menghadapi tekanan akibat keputusan Amerika Serikat memberikan pelonggaran sementara terhadap sejumlah sanksi Rusia. Kebijakan tersebut membuka kemungkinan bertambahnya pasokan bahan bakar dan produk energi ke pasar global. Peningkatan ketersediaan pasokan dapat menekan harga minyak apabila tambahan volume tersebut terealisasi dan permintaan belum cukup kuat untuk menyerapnya. Dupoin Futures menilai realisasi […]

  • Dukung Program ODF Pemerintah, PT Timah Bangun Sanitasi untuk Masyarakat Operasional Perusahaan

    Dukung Program ODF Pemerintah, PT Timah Bangun Sanitasi untuk Masyarakat Operasional Perusahaan

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Pembangunan fasilitas sanitasi ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga dapat meminimalisir potensi penyebaran penyakit akibat sanitasi yang buruk. PT Timah Tbk telah membangun 24 unit fasilitas sanitasi untuk masyarakat di wilayah operasional Perusahaan seperti di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini selaras dengan upaya perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan […]

  • Ismail Terharu, Anaknya Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari PT Timah

    Ismail Terharu, Anaknya Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari PT Timah

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada PT Timah Tbk untuk bantuan biaya pengobatan anak saya. Semoga ke depannya semakin sukses,” ucapnya. Program bantuan biaya pengobatan ini merupakan bagian dari komitmen PT Timah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain memberikan bantuan biaya pengobatan, PT Timah juga rutin memberikan pelayanan kesehatan garis bagi masyarakat dan mendukung sanitasi […]

  • Penerapan Business Judgment Rule di Indonesia: Apakah Sudah Efektif?

    Penerapan Business Judgment Rule di Indonesia: Apakah Sudah Efektif?

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dualisme ini membuat keputusan direksi sering kali dinilai dari sudut pandang kepentingan negara, bukan semata-mata kepentingan korporasi. Akibatnya, doktrin Bussiness Judgment Rule ini yang seharusnya melindungi direksi dalam mengambil keputusan perusahaan menjadi kurang optimal, karena setiap keputusan bisa saja dianggap merugikan negara serta berpotensi menimbulkan tuntutan hukum. Sehingga penerapan Business Judgment Rule di Indonesia masih […]

expand_less