Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading
- account_circle Vritimes
- calendar_month 20 jam yang lalu

CDN.id – JAKARTA, Bittime menilai pasar aset digital Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih matang, termasuk dengan berkembangnya perdagangan derivatif. Semakin beragamnya instrumen membuka lebih banyak pilihan strategi trading bagi investor.
Jakarta, 9 September 2026 — Pasar aset keuangan digital Indonesia terus berkembang, dengan jumlah akun konsumen Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) mencapai 22,93 juta pada Juli 2026, naik 1,03% secara bulanan dari Juni 2026. Data tersebut tercatat dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agustus 2026.
Melihat perkembangan tersebut, Bittime menilai pasar aset digital Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih matang, termasuk dengan berkembangnya perdagangan derivatif. Semakin beragamnya instrumen membuka lebih banyak pilihan strategi trading bagi investor, sekaligus menuntut pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik dan risiko setiap instrumen.
Pada Juli 2026, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp20,52 triliun, sementara nilai transaksi derivatif Aset Keuangan Digital (AKD) mencapai Rp3,41 triliun. Meski nilai transaksi mengalami penurunan secara bulanan, OJK mencatat kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto, tetap terjaga dan menunjukkan perkembangan positif.
Bagi Bittime, semakin beragamnya instrumen di pasar menunjukkan bahwa kebutuhan investor juga berkembang. Salah satunya adalah futures, yang memiliki karakteristik berbeda dari perdagangan spot dan dapat digunakan untuk berbagai strategi berdasarkan pergerakan harga. Namun, karakteristik tersebut juga membuat futures memiliki risiko yang perlu dipahami, terutama terkait leverage, volatilitas, dan manajemen risiko.
- Penulis: Vritimes
