“Kedatangan saya dan Tim, fokus dalam hal menilai gagasan dan inovasinya, visi dan misi kota Pangkalpinang, serta yang paling penting bagaimana daerah itu mengalami kemajuan signifikan dengan masuknya kepala daerah itu. Makanya dari itu Tinar Buka melibatkan Kemenpan-RB, Kemendagri dan Kemenpolhukam,” tukas Handoko.
Di tempat yang sama Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) memaparkan visi misi kota Pangkalpinang terkait penganugrahan Tinar Buka 2023 di depan para tim penilai visitasi Anugerah Tinarbuka.
“Visi misi memimpin Kota Pangkalpinang yaitu saya ingin mewujudkan masyarakat SENYUM (Sejahtera, Nyaman, Unggul dan Makmur). Banyak program yang langsung menyentuh ke masyarakat. Seperti program Jumat Bahagia, Ngopi Pekat, adalah program-program yang langsung bertemu masyarakat dan mendengarkan insipirasi langsung dari mereka,” papar Walikota.
“Mungkin ini program kami yang berbeda dengan daerah lain. Kalau aplikasi kami tidak pakai itu karena keterbatasan dan kota kami kecil. Saya rasa lebih efektif kalau bertemu langsung dengan masyarakat. Bahkan setiap pertemuan seperti itu saya berikan nomor telepon saya, jadi masyarakat bisa menyampaikan saran, kritik dan aspirasinya langsung,” jelasnya