Lebih dari 100 Orang Tewas dalam Dua Ledakan di Dekat Makam Qasem Soleimani
- account_circle Ochin
- calendar_month Kam, 4 Jan 2024

CDN.id IRAN- Setidaknya 103 orang tewas pada hari Rabu dan 188 lainnya luka-luka di kota Kerman, Iran setelah dua ledakan di dekat lokasi pemakaman komandan militer Qasem Soleimani yang terbunuh dalam serangan udara ASAS pada Januari tahun 2020 lalu.
Dalam keterangan IRNA, stasiun TV pemerintah Iran mengatakan, ledakan tersebut satu di antaranya disebabkan oleh bom, yang terjadi pada peringatan empat tahun kematian Soleimani dalam serangan udara AS, dan mengancam akan mempercepat ketegangan di kawasan yang telah meningkat sejak dimulainya konflik Israel.
“Perang Hamas di Gaza.Ledakan pertama terjadi 2.300 kaki (700 meter) dari makam Soleimani, dan ledakan kedua terjadi 0,6 mil (1 kilometer) jauhnya saat para peziarah mengunjungi lokasi tersebut,” tambah IRNA Rabu (03/01/24).
Soleimani terbunuh oleh serangan udara AS yang diperintahkan oleh mantan Presiden Donald Trump di Bandara Internasional Baghdad empat tahun lalu.
IRINN, saluran televisi pemerintah lainnya, melaporkan bahwa ledakan pertama di dekat makam Soleimani disebabkan oleh bom yang ditempatkan di dalam koper di dalam mobil Peugeot 405, dan tampak diledakkan dari jarak jauh.
Menteri Dalam Negeri Iran Ahmad Vahidi mengatakan ledakan pertama terjadi pada pukul 15.00, waktu setempat saat wawancara dengan saluran berita negara Iran. Vahidi juga mengatakan ledakan kedua yang lebih mematikan terjadi 20 menit kemudian, ketika jamaah lain datang untuk membantu korban luka.
Video yang diposting di media pemerintah Iran menunjukkan kerumunan orang berlarian di daerah tersebut setelah ledakan.Rekaman juga menunjukkan mayat-mayat yang berlumuran darah diangkut dari tempat kejadian, dan ambulans meninggalkan lokasi melalui kerumunan besar.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, namun Presiden Iran Ebrahim Raisi menyalahkan Israel atas ledakan tersebut, dengan mengatakan bahwa Israel akan menanggung “harga yang mahal.”
“Saya memperingatkan rezim Zionis, jangan ragu bahwa Anda akan membayar harga yang mahal atas kejahatan ini dan kejahatan yang telah Anda lakukan,” kata Raisi dalam pidato yang disiarkan televisi dari Teheran.
- Penulis: Ochin
