Aus menambahkan bahwa dalam rapat dengan sejumlah stakeholder Pilkada Provinsi Banten, masih belum tergambarkan upaya sosialisasi terutama yang langsung menyentuh pada generasi muda yang merupakan kelompok pemilih potensial di Banten. Ia berharap agar pihak terkait dapat bekerja lebih keras dalam mensosialisasikan Pilkada, dengan penekanan pada pengawasan terkait dengan praktik money politics yang dapat merugikan masyarakat.
“Kita ingin memilih pemimpin yang bersih, yang bisa diterima dan mereka bisa eksis sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana, bukan koruptor dan lain sebagainya terkait dengan cara-cara di dalam pilkada itu sendiri,” pungkasnya.