Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kolaborasi dengan PT Timah Inilah Sosok Inspiratif Zulyanti Dibalik Suksesnya Kelompok Tani Aek Jelutung

Kolaborasi dengan PT Timah Inilah Sosok Inspiratif Zulyanti Dibalik Suksesnya Kelompok Tani Aek Jelutung

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Jum, 29 Nov 2024

CDN.id, BELTIM- Desa Badau, Kabupaten Belitung Timur terkenal sebagai salah satu penghasil nanas di Negeri Laskar Pelangi. Potensi inilah yang dimanfaatkan Zulyanti punggawa Kelompok Tani Aek Jelutung.

Nama Zulyanti kini makin dikenal setelah dirinya berhasil membawa perubahan besar bagi kelompok Tani Aek Jelutung setelah berkolaborasi dengan PT Timah Tbk.

Di bawah kepemimpinan Zulyanti, Kelompok Tani Aek Jelutung berhasil mengembangkan produk unggulan melalui PROTEIN NABATI (Program Terpadu Inovasi Nanas Badau Belitung Indonesia) yang didukung sepenuhnya oleh PT Timah Tbk.

Program ini menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat lokal dan sinergi dengan perusahaan mampu menciptakan dampak besar, baik secara ekonomi maupun sosial.

Sebelum bergabung dalam kemitraan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Timah Tbk, Zulyanti mengakui kelompoknya menghadapi banyak tantangan. Keterbatasan alat, rendahnya efisiensi produksi, dan pemasaran yang minim menjadi hambatan utama dalam mengembangkan usaha.

Namun, setelah mendapatkan dukungan dari PT Timah melalui pelatihan, pendampingan, hingga bantuan peralatan modern, Kelompok Tani Aek Jelutung mengalami perubahan besar.

“Sebelumnya kami hanya mampu memproduksi dodol nanas dengan jumlah yang sangat terbatas. Sekarang, berkat dukungan PT Timah, kami tidak hanya meningkatkan kuantitas produksi tetapi juga mengembangkan berbagai inovasi baru seperti nastar nanas, opak nanas, dan bolu nanas. Semua ini meningkatkan daya saing produk kami di pasar,” jelas Zulyanti.

PT Timah tidak hanya memberikan bantuan berupa peralatan, tetapi juga membekali kelompok ini dengan pengetahuan dan keterampilan baru. Pelatihan tentang pengemasan, pemasaran, hingga inovasi produk menjadi kunci utama dalam transformasi kelompok ini.

“Kami diajarkan cara membuat kemasan yang menarik, strategi pemasaran, bahkan PT Timah membantu memfasilitasi pemasaran produk hingga menjangkau pasar luar daerah. Ini benar-benar mendorong usaha kami ke tingkat yang lebih tinggi,” tambah Zulyanti.

Selain itu, PT Timah juga membantu kelompok dalam memperluas lahan penanaman nanas untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang memadai, mengingat cuaca ekstrem seperti kemarau sering menjadi tantangan dalam menjaga produksi.

Kemitraan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas di Desa Badau. Jumlah anggota Kelompok Tani Aek Jelutung meningkat dari 10 orang menjadi 28 orang, semuanya masyarakat lokal.

“Dulu, kelompok kami dipandang sebelah mata. Sekarang, berkat bimbingan PT Timah, masyarakat mulai melihat potensi produk kami. Bahkan, banyak yang ingin bergabung dan ikut terlibat dalam UMKM ini,” ujar Zulyanti.

Melalui program ini juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan ekonomi lokal, dan memotivasi masyarakat untuk lebih menghargai produk unggulan desa.

Zulyanti memiliki visi besar untuk membawa Kelompok Tani Aek Jelutung ke pasar global. Dengan inovasi produk seperti opak nanas berbahan dasar nanas dan singkong yang baru diluncurkan tahun ini, ia optimis kelompoknya mampu bersaing di tingkat internasional.

“Harapan kami, PT Timah terus mendampingi dan mempromosikan produk kami. Kami ingin produk nanas Badau menjadi kebanggaan Belitung, bahkan Indonesia, di pasar internasional,” ungkapnya.

Apresiasi juga diberikan Zulyanti kepada PT Timah Tbk. “Terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan. PT Timah benar-benar peduli dan selalu mendukung kami. Harapan kami, PT Timah terus sukses dan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya di Badau tetapi di seluruh Belitung dan Indonesia.” Ujar Zulyanti.

Kemitraan strategis ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang terencana dan berkelanjutan mampu membawa perubahan besar. Zulyanti dan Kelompok Tani Aek Jelutung menjadi bukti nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat lokal dapat menghasilkan produk berkualitas, memberdayakan ekonomi, dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. (*)

Sumber: www.pttimah.com

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapi Luhut soal Tutupnya Perusahaan Tambang Global, Tom Lembong: Hati-hati Berbicara Terlalu Dini

    Tanggapi Luhut soal Tutupnya Perusahaan Tambang Global, Tom Lembong: Hati-hati Berbicara Terlalu Dini

    • calendar_month Ming, 11 Feb 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Co-Captain Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN atau Anies-Muhaimin), Tom Lembong, angkat bicara soal pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengenai harga nikel. “Hati-hati berbicara terlalu dini ya,” kata Tom Lembong saat ditemui usai mengisi sebuah diskusi di kawasan Senayan, Jakarta pada Jumat malam, 9 Februari […]

  • PT Timah Tanggung Biaya BPJS Puluhan Nelayan di Kundur 

    PT Timah Tanggung Biaya BPJS Puluhan Nelayan di Kundur 

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, SAWAANG– PT Timah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), memberikan perlindungan sosial bagi nelayan di Kabupaten Karimun melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS Ketenagakerjaan). Program jaminan sosial kelompok nelayan dari PT Timah ini diberikan kepada 50 nelayan di Kecamatan Kundur Barat. Penyerahan jaminan sosial tersebut dilakukan secara simbolis di Pantai Sawang, Senin (26/02/24). […]

  • Silaturahmi Tanpa Sekat di Rumah Dinas, Gubernur Babel Gelar Open House

    Silaturahmi Tanpa Sekat di Rumah Dinas, Gubernur Babel Gelar Open House

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG— Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah menjadi momentum mempererat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menggelar open house di Rumah Dinas Gubernur, Sabtu (21/3/2026), yang dihadiri masyarakat dari berbagai daerah. Sejak pagi hari, warga tampak berdatangan untuk bersilaturahmi dan menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri secara langsung kepada […]

  • Bupati Basel Lantik 11 Kades, Berikut Nama- Namanya

    Bupati Basel Lantik 11 Kades, Berikut Nama- Namanya

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, Toboali – Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, melantik dan mengambilan sumpah atau janji kepada 11 (sebelas) penjabat Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bangka Selatan, pada Selasa (6/2/2024) di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Bangka Selatan. Pelantikan ini merupakan pengisi kekosongan Kepala Desa masa jabatan Tahun 2018-2024 yang telah habis masa jabatannya pada bulan […]

  • Implementasi Efektivitas Kebijakan Perzininan Berbasis Risiko (OSS RBA) dalam Sektor Pertambangan menjadi Transformasi atau Stagnasi?

    Implementasi Efektivitas Kebijakan Perzininan Berbasis Risiko (OSS RBA) dalam Sektor Pertambangan menjadi Transformasi atau Stagnasi?

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    OLEH : SITI MASITOH Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

  • Harmoni Tambang dan Wisata, Awek Fishing and Resto Hadirkan Pemancingan di Bangka Selatan

    Harmoni Tambang dan Wisata, Awek Fishing and Resto Hadirkan Pemancingan di Bangka Selatan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKASELATAN- Sektor pertambangan selama ini identik dengan eksploitasi sumber daya alam. Namun, di Bangka Selatan, Sudariyanto atau yang kerap disapa Awek berhasil membuktikan bahwa aktivitas pertambangan bisa berdampingan dan berkontribusi terhadap sektor lain seperti pariwisata dan perikanan. Awek berhasil mengembangkan Awek Fishing and Resto yang terletak di Desa Bencah, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka […]

expand_less