Keluarga Alumni Gadjah Mada Serahkan Alat Pengolah Sampah Plastik
- account_circle Ochin
- calendar_month Jum, 7 Nov 2025

“Alat ini bukan sekadar mesin, tetapi perubahan dalam pengelolaan sampah, dari kumpul, angkut, buang menjadi kurangi, olah, manfaatkan. Teknologi ini menjadi bagian penting dalam wujudkan ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dianggap sebagai akhir, melainkan awal dari siklus baru yang produktif,” tambahnya.
Dalam program Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) kolaborasi antara BRIN, FMIPA UGM, KAGAMA dan Dinas KUMKM Babel untuk mengolah sampah plastik. Alat berkapasitas 300 liter limbah plastik diolah hingga menghasilkan cruel oil atau minyak mentah dengan waktu 1,5 jam. Pada prosesnya, limbah yang dihasilkan berupa gas dan arang. Tentu saja, kedua bahan ini tetap dapat dikelola dan dimanfaatkan sehingga seluruh prosesnya tidak ada yang terbuang atau zero waste.
- Penulis: Ochin
