KAI Logistik Kembangkan Green Freight Service, Dorong Pertumbuhan Angkutan Kereta Api Kontainer dan Dekarbonisasi Rantai Pasok
- account_circle Vritimes
- calendar_month 1 jam yang lalu

Pengembangan layanan mencakup perhitungan emisi karbon dari aktivitas transportasi kereta api, operasional terminal, serta distribusi first mile dan last mile, dengan mengacu pada metodologi yang relevan, termasuk ISO 14083. Standar ini menjadi salah satu acuan dalam penghitungan dan pelaporan emisi gas rumah kaca dari operasi rantai transportasi. Selain itu, layanan ini mencakup pelaporan emisi terintegrasi, konsultasi dan rekomendasi mitigasi emisi, serta dokumentasi atas upaya keberlanjutan pelanggan berdasarkan kriteria yang terukur.
Untuk memperkuat diferensiasi layanan, KAI Logistik juga mengembangkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain konsep carbon-labelled freight berupa informasi atau sertifikat emisi untuk setiap pengiriman di mana saat ini Perusahaan telah memiliki kalkulator emisi untuk layanan antar stasiun. Ke depan, lauyanan akan dikembangkan pada pengukuran emisi karbon di sepanjang rantai pasok sehingga memungkinkan penyusunan laporan emisi secara lebih komprehensif, mencakup rangkaian aktivitas transportasi truk, operasional terminal, hingga angkutan kereta api.
Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu pelanggan memperoleh visibilitas emisi di sepanjang rantai distribusi, mengidentifikasi peluang mitigasi, serta mengevaluasi alternatif transportasi yang lebih efisien. Dengan tersedianya data yang konsisten dan terukur, aspek keberlanjutan dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam pengambilan keputusan logistik dan pengelolaan rantai pasok.
”Melalui pengembangan green freight service, KAI Logistik berupaya menyelaraskan agenda pertumbuhan bisnis dengan kebutuhan pelanggan terhadap solusi logistik yang semakin transparan, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat inovasi layanan, memperluas kemitraan, meningkatkan akuisisi pelanggan, serta mengembangkan angkutan multikomoditas melalui penerapan prinsip green logistics guna mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus mendukung terciptanya ekosistem logistik yang lebih ramah lingkungan,” tutup Yuskal.
- Penulis: Vritimes
