Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Filosofi “Kelekak” dalam Kepemimpinan

Filosofi “Kelekak” dalam Kepemimpinan

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Ming, 25 Feb 2024

Oleh: AHMADI SOFYAN

KEPEMIMPINAN “Kelekak” adalah kepemimpinan berkarakter dan visioner. Karena “Kelekak” kelak kek ikak
=====

HARUS bangga ketika kita disebut “urang Kelekak”. Dulu.., seringkali kita orang kampung kala masuk kota dianggap udik, kampungan, lalu disebut dengan sebutan “Urang Kelekak”. Seiring perjalanan waktu, nyatanya orang Kota banyak belajar dengan orang “kelekak”. Sebab betapa banyak orang-orang “kelekak” menguasai kesuksesan dalam berbagai bidang, terutama pendidikan, agama dan pemerintahan. Pun tak kalah jua, “urang kelekak” banyak membuka usaha di perkotaan, terutama di Pasar Tradisional.

“Kelekak” pada dasarnya adalah buah pemikiran dan aksi para orangtua atau Atok kita tempo doeloe guna meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi anak, cucu dan cicitnya. Istimewanya, peninggalan ini berkaitan dengan lingkungan (pepohonan) dan alam.

Seperti yang Penulis ungkapkan pada tulisan sebelumnya “Mengembalikan Kelekak, Kebun Buah-Buahan Khas Bangka”, bahwa dulu, Atok kita diusia senja dengan kondisi badan yang sudah ringkih, masih semangat dalam menanam. Sebuah perilaku yang sangat visioner dan sudah sangat jarang saat ini kita menyaksikan hal tersebut. Atok-Atok kita di Bangka Belitung cerdas memanfaatkan lahan mereka yang umumnya tak jauh dari sungai kecil dimana mereka mandi. Sambil pergi ke sungai untuk mandi, Atok-Atok kita itu kita membawa cangkul atau kedik beserta beberapa bibit tanaman, seperti: Durian, Manggis, Tampoi, Rambai, Duku, Setol, Jambu, dan banyak lagi jenisnya. Ia tanam di mana saja, tanpa tertata rapi. Nanti tanaman-tanaman itu cukup dipupukin dengan sampah dapur.

Sang cucu bertanya: “Kek ape Tok, lah tue baru nek nanam e, semile kek makan e?” (Untuk apa Kek, sudah tua baru bertanam, kapan makan hasilnya?) Sang Atok menjawab: “Atok nanam ne ukan kek Atok, tapi kelak kek ikak-lah” (Kakek nanam ini bukan untuk Kakek, tapi nanti untuk kalian).
Seiring perjalanan waktu, bibit buah–buahan yang ditanam Atok itu sudah menjadi pohon dan berbuah. Seperti yang sudah diperkirakan, Atok tak menikmati apa yang ia tanam. Sebab dirinya sudah lama terkubur, meninggal dunia sebelum yang ia tanam berbuah lebat. Ternyata, yang menikmati adalah cucu dan cicitnya. Begitulah kalimat “Kelak kek ikak” konon menjadi KELEKAK.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Mudik Lebaran di Tanjung Kalian Polres Bangka Barat Gelar Simulasi Arus Lalin

    Antisipasi Mudik Lebaran di Tanjung Kalian Polres Bangka Barat Gelar Simulasi Arus Lalin

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKABARAT- Polres Bangka Barat menyiapkan sejumlah skema pengamanan lalu lintas untuk mencegah penumpukan kendaraan saat arus mudik Lebaran 2024 di sekitar pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Bangka Barat Kamis (28/03/24). ”Adapun untuk lokasi rawan kami akan tempatkan personel dan menambahkan rambu-rambu lalu lintas guna mencegah dan mengurangi gangguan Kamtibmas, serta mengurangi kepadatan kendaraan pada saat […]

  • Terapkan Tapping Box, Reza Herdavid Sebut Ini Langkah Pemkab Basel Tingkatkan PAD

    Terapkan Tapping Box, Reza Herdavid Sebut Ini Langkah Pemkab Basel Tingkatkan PAD

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, TOBOALI- BAPPELITBANGDA, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama Bank Sumsel Babel Toboali dan Pelaku Usaha  di Bangka Selatan mentandatangani MoU terkait penerapan Teknologi Tapping Box, Selasa (3/10/23), di Ruang Rapat Batu Belimbing. Terkait hal inu Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid mengapresasi langkah yang dilakukan BAKUDA dan Bank Sumsel Babel Toboali dalam meningkatkan PAD Kabupaten […]

  • Pemda Bangka Barat akan Siapkan Lahan untuk ASDP Bangun Dermaga

    Pemda Bangka Barat akan Siapkan Lahan untuk ASDP Bangun Dermaga

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKABARAT– Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berencana menyiapkan lahan untuk membangun dua dermaga di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok. Dua dermaga itu dibangun untuk meningkatkan pengawasan kendaraan dan barang yang keluar masuk di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok – Pelabuhan Tanjung Api-api Sumatra Selatan. Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming mengatakan, rencana itu telah dibahas […]

  • PT Timah Tbk Berangkatkan Tim ERG untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera Utara

    PT Timah Tbk Berangkatkan Tim ERG untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera Utara

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- PT Timah Tbk mengirimkan Tim Emergency Response Group (ERG) untuk menjalankan misi kemanusiaan membantu penanganan banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025). Sebanyak 20 personel ERG diberangkatkan dalam misi kemanusiaan ini. Mereka tergabung dalam ESDM Siaga Bencana & BUMN Peduli Bencana, dan akan menuju titik titik terdampak […]

  • Rombongan Peziarah Alami Kecelakaan Maut di Cipongkor Bandung Barat, 7 Orang Meninggal Dunia

    Rombongan Peziarah Alami Kecelakaan Maut di Cipongkor Bandung Barat, 7 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANDUNG- Sepuluh orang meninggal dunia ketika sebuah truk yang membawa peziarah 30 orang, terguling di Jalan Raya Saguling-Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/01/24). Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Sudirianto membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut itu. Dirinya menjelaskan, truk peziarah bernomor polisi D8304WY itu mengangkut sebanyak 30 orang yang pulang dari pengajian di daerah Cianjur. “Di […]

  • Polemik Pulau Tujuh DPRD dan Pemprov Babel Sepakat akan Perjuangkan

    Polemik Pulau Tujuh DPRD dan Pemprov Babel Sepakat akan Perjuangkan

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA- Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya menekankan bahwa DPRD dan Pemprov Babel akan terus berupaya mengembalikan status Pulau Tujuh, masuk dalam wilayah administrasi Negeri Serumpun Sebalai, Selasa (24/6/2025). Didit Srigusjaya menampik polemik Pulau Tujuh kembali mencuat, usai adanya kasus serupa yang terjadi dengan melibatkan antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. […]

expand_less