Duta Minerba Goes to Site Buka Mata Mahasiswa soal Bisnis Tambang Timah
- account_circle Ochin
- calendar_month Rab, 7 Okt 2026

Peserta juga melihat pelayanan kesehatan gratis serta mengunjungi Pondok Pesantren Pemali atau Pemali Boarding School, salah satu program pendidikan PT Timah yang memberikan kesempatan kepada pelajar untuk memperoleh pendidikan sekaligus pengembangan diri.
Salah satu peserta, Arkan Jihadi Asyrof, mahasiswa semester III Program Studi Rekayasa Elektro Politeknik Negeri Balikpapan, mengaku mendapat pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Yang paling menarik selama kunjungan adalah melihat proses penambangan secara langsung. Ini pengalaman pertama saya melihat penambangan timah, terutama penambangan di laut. Saya jadi bisa melihat perbedaan proses penambangan di darat dan di laut,” ungkapnya.
Dikatakan Arkan, kunjungan tersebut juga mengubah pandangannya terhadap industri pertambangan. Sebelum mengikuti Duta Minerba, ia mengaku lebih banyak memperoleh informasi mengenai pertambangan dari sudut pandang yang menyoroti dampaknya terhadap lingkungan.
Namun, setelah melihat langsung aktivitas perusahaan, ia memahami bahwa kegiatan pertambangan juga mencakup pengelolaan lingkungan, reklamasi, dan kegiatan pascatambang.
“Sebelumnya saya berpikir pertambangan lebih banyak menyebabkan kerusakan. Tetapi setelah mengikuti kegiatan Duta Minerba, saya melihat bahwa pertambangan tidak berhenti pada proses penambangan. Ada proses pascatambang dan reklamasi lahan yang dilakukan,” katanya.
Ia juga terkesan dengan program pendidikan PT Timah di Pemali Boarding School. Menurut dia, antusiasme para siswa dan kesempatan pendidikan yang diberikan melalui program tersebut menunjukkan perhatian perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia.
“Saya melihat bagaimana perusahaan memiliki program pendidikan. Ketika melihat para siswa di Pondok Pesantren Pemali, mereka sangat antusias. Itu memberikan pengalaman dan membuka wawasan saya bahwa perusahaan juga memiliki perhatian terhadap pendidikan masyarakat,” ujarnya.
- Penulis: Ochin
