Dari Operasional hingga Layanan Pelanggan, KAI Logistik Hadirkan Logistik yang Lebih Ramah Lingkungan
- account_circle Vritimes
- calendar_month 3 jam yang lalu

Sebagai bagian dari upaya tersebut, KAI Logistik mengembangkan berbagai inisiatif berbasis prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan ekonomi sirkular.
Implementasinya dilakukan melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dengan mendorong penggunaan tumbler, pemanfaatan kembali wadah, karton, dan material kemasan yang masih layak pakai, serta pengolahan material bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna baru, seperti karton bekas yang dimanfaatkan kembali sebagai material packing.
Perusahaan juga terus memperluas digitalisasi dokumen untuk mengurangi penggunaan kertas serta melaksanakan kampanye kepedulian lingkungan secara rutin di lingkungan kerja.
Selain itu, perusahaan terus memperkuat pengendalian lingkungan dari aktivitas operasional melalui pengelolaan dan pengendalian air limbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti penyediaan dan pengelolaan Kolam Pengendapan Lumpur (KPL) pada area terminal muat/bongkar batu bara di Sumatera Selatan, pengujian kualitas air limbah secara berkala melalui laboratorium terakreditasi, monitoring kualitas lingkungan setiap enam bulan melalui pelaporan RKL-RPL atau UKL-UPL, pengelolaan limbah B3 sesuai peraturan yang berlaku, serta pengendalian emisi dan penerapan house keeping lingkungan di area operasional.
Seluruh upaya tersebut dievaluasi secara berkala melalui Environment Accountability Program (EAP) sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui peningkatan transparansi kepada pelanggan. Saat ini, KAI Logistik telah mencantumkan informasi estimasi jejak karbon (carbon footprint) pada invoice pengiriman sehingga pelanggan dapat mengetahui estimasi emisi karbon (CO₂) yang dihasilkan dari aktivitas pengiriman menggunakan moda kereta api.
- Penulis: Vritimes
