Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience
- account_circle Vritimes
- calendar_month 1 jam yang lalu

“Karena itu, Jasa Marga terus berkolaborasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Integrasi sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) dengan Weigh In Motion (WIM) dan RFID Reader menjadi penting untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang. Integrasi ini merupakan bagian dari upaya Jasa Marga mendukung penanganan Zero ODOL 2027 sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” jelas Rivan.
Pada pilar layanan rest area, Jasa Marga mengembangkan sejumlah showcase rest area melalui penataan kawasan, rejuvenasi fasilitas, penguatan UMKM, penambahan SPKLU, serta penerapan waste management dan urban forest area. Langkah tersebut diarahkan untuk mentransformasi rest area dari sekadar transit area menjadi destination area yang modern, humanis, dan nyaman, sekaligus memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi.
Sementara itu, pada pilar layanan informasi jalan tol, Jasa Marga mengoptimalkan JMTC sebagai pusat integrasi data lalu lintas dan kondisi jalan secara real time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional dan penyampaian informasi kepada pengguna. Ekosistem tersebut diperkuat melalui Travoy dan Radio Travoy FM agar informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses pengguna.
Pada kesempatan yang sama, Senior Director Transportation Sector DAM Wamildan Tsani Panjaitan menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mendorong transformasi BUMN transportasi, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Danantara Indonesia menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan karena BUMN merupakan wajah negara yang hadir dan berinteraksi secara langsung dengan publik.
“Karena itu, keberhasilan Jasa Marga tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic, pendapatan tol, maupun penyelesaian proyek strategis jalan tol, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan pengguna, antara lain kondisi jalan yang terjaga, perjalanan yang semakin lancar, keselamatan pengguna yang semakin terjamin, serta kemampuan mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat,” kata Wamildan.
- Penulis: Vritimes
