Blockchain Sebagai Solusi Subsidi Pupuk Yang Lebih Tepat Sasaran
- account_circle Ochin
- calendar_month 8 jam yang lalu

Reformasi pertanian memerlukan keberanian untuk berinovasi dan meninggalkan cara lama yang terbukti tidak efektif. Mengintegrasikan blockchain dalam sistem distribusi pupuk bersubsidi dapat menjadi langkah strategis yang penting dan menentukan bagi masa depan pertanian Indonesia. Investasi dalam teknologi ini pada akhirnya akan jauh lebih hemat dibandingkan terus membiarkan kebocoran anggaran yang merugikan negara setiap tahunnya.
Dengan komitmen pelaksanaan yang sungguh-sungguh dari semua pemangku kepentingan, terobosan ini berpotensi besar membawa perubahan positif dan nyata bagi pertanian Indonesia yang lebih adil, efisien, dan berkelanjutan demi generasi mendatang.
Daftar Referensi
1. Aribowo, E. P., & Emanuel, A. W. R. (2023). Perancangan Arsitektur Sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi dengan Teknologi Blockchain. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 9(2).
2. Bakare, S., et al. (2021). A Blockchain-based framework for Agriculture subsidy disbursement. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering.
3. Press Information Bureau, Government of India. (2018). NITI Aayog partners with GNFC Ltd to implement Fertilizer Subsidy Disbursement through Blockchain Technology.
4. Nor’ainunnajah, D., et al. (2025). Optimizing Transparency and Accountability in Subsidized Fertilizer Budget Distribution and Reporting through Blockchain Technology. IEEE Conference Publication.
- Penulis: Ochin
