Banyak Tanda Tangan Palsu di Surat Buatannya, Nong Tolak Tanggung Jawab
- account_circle Ochin
- calendar_month Sab, 10 Des 2022

Aneh nya, kepada wartawan Jailani mengaku tidak mendapatkan penjelasan dari Sunaini soal tujuan pengumpulan tanda tangan tersebut. Menurut Jailani dirinya hanya menerima perintah untuk mengumpulkan tanda tangan warga. Bahkan ketika konfirmasi apakah tujuan pengumpulan tanda tangan tersebut untuk mengugurkan Kades, Jailani membantah.
“Tidak pak, bukan untuk menggugurkan kades Ndak, itu ibu Sunaini, saya disuruh Ibu Sunaini tuh pak. Dak tau lah, saya cuma disuruh tanda tangan. Saya sendiri tidak ikut tanda tangan. Bukan untuk mecat kades itu pak. Pokoknya sudah selesai saya ngumpulkan tanda tangan, saya serahkan ke Ibuk Sunaini. Pokoknya Ibuk Sunaini cuma suruh minta tanda tangan, iyalah kata saya. Saya juga kurang paham,” terang Jailani saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/12/22) pagi.
Sebelumnya, awal Desember 2022 lalu Kantor Desa Baskara Bakti menerima sepucuk surat yang tak jelas siapa pengirimnya. Surat tembusan yang tujuan utamanya adalah Polres Bangka Tengah tersebut, berisi permohonan kepada pihak Polres Bangka tengah untuk menyelidiki informasi dugaan tipikor oleh Kades Baskara Bakti. Surat tersebut menyebutkan bahwa sumber informasi adalah pemberitaan sebuah media online. Sunaini alias Nong beralasan berita tersebut memicu keresahan warga Baskara Bakti. Ini juga yang dijadikan alasan Nong untuk membuat surat kepada Polres Bangka Tengah dengan lampiran tanda tangan warga.
- Penulis: Ochin
