Antisipasi Karhutla, Holding perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan
- account_circle Vritimes
- calendar_month 6 jam yang lalu

“Mitigasi Karhutla harus dilakukan jauh sebelum api muncul. Karena itu, sistem monitoring, kesiapan personel, patroli, serta sarana pendukung kami persiapkan sejak awal agar ketika terdapat indikasi hotspot, tim dapat segera melakukan verifikasi dan mengambil langkah yang diperlukan,” ujar Jatmiko di Jakarta.
Menurut Jatmiko, kebijakan Zero Burning menjadi bagian dari komitmen PTPN IV PalmCo dalam menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Bagi PalmCo, pencegahan kebakaran bukan hanya terkait perlindungan terhadap aset perusahaan. Yang jauh lebih penting adalah perlindungan terhadap masyarakat, lingkungan, dan ekosistem di sekitar perkebunan. Karena itu, pendekatan kami selalu menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama,” katanya.
Perkuat Personel dan Kesiapan Lapangan
Penguatan sistem pencegahan Karhutla juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas personel. Di Kalimantan Barat, PTPN IV PalmCo melalui Regional V telah melaksanakan Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Bimtek Dalkarhutla) bagi personel yang terlibat dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.
Pelatihan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman personel mengenai prosedur keselamatan, teknik penanganan kebakaran, koordinasi lapangan, serta penggunaan peralatan pemadaman.
Perusahaan juga secara rutin memeriksa kesiapan pompa, selang, alat pelindung diri, kendaraan operasional, alat komunikasi, serta sumber air yang dapat digunakan ketika terjadi kondisi darurat.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan perangkat pendukung dapat segera dioperasikan ketika tim menemukan indikasi kebakaran di lapangan.
Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Masyarakat
- Penulis: Vritimes
