AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar
- account_circle Vritimes
- calendar_month Kam, 30 Jul 2026

“Validasi ke user itu tidak ada jalan pintas, ketimbang terus-menerus membangun produk di balik meja tanpa pernah mengobrol dengan usernya,” ujar Risal.
Selain membahas pentingnya validasi pengguna, Risal juga memperkenalkan empat kategori masalah yang layak diselesaikan, yaitu unworkable, unavoidable, urgent, dan underserved. Peserta turut mempelajari pendekatan market sizing melalui kerangka TAM-SAM-SOM, karakteristik pasar AI, serta teknik competitive analysis untuk membangun positioning produk yang lebih tepat dan memiliki nilai pembeda.
Enam proyek AI karya peserta turut dibedah dalam sesi diskusi interaktif. Proyek tersebut meliputi EksporIn (platform AI untuk ekspor UMKM); Agrivision AI (prediksi distribusi pupuk bersubsidi); AspiraAI (pengaduan masyarakat berbasis voice-to-text); T-Save (verifikasi obat berbasis blockchain dan AI); FitCheck AI (rekomendasi outfit berbasis computer vision); serta Growmate (manajemen bisnis F&B berbasis AI). Masing-masing tim memperoleh masukan langsung terkait validasi masalah, segmentasi customer dan user, serta strategi go-to-market yang sesuai dengan karakteristik industrinya.
- Penulis: Vritimes
