Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam
- account_circle Vritimes
- calendar_month 41 menit yang lalu

Pasar aset kripto Indonesia terus berkembang, seiring dengan bertambahnya jumlah akun konsumen dan semakin beragamnya pilihan produk aset digital. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2026, jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital mencapai 23,21 juta, meningkat 1,23% dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebanyak 22,93 juta akun. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,16 triliun, tumbuh 12,87% secara bulanan dari Rp20,52 triliun.
Di tengah perkembangan tersebut, masyarakat kini memiliki beragam pilihan untuk mengakses aset digital, mulai dari perdagangan aset kripto hingga produk yang memberikan eksposur terhadap aset global. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, hadir sebagai Gerbang Indonesia Menuju Aset Global dengan menyediakan ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, serta pilihan aset digital lainnya, termasuk Tokenized US Stocks.
Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime, menilai pertumbuhan pasar perlu dilihat bersama dengan perkembangan pilihan produk dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap karakteristik setiap instrumen.
“Pertumbuhan pasar kripto Indonesia menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital. Seiring dengan perkembangan tersebut, semakin penting bagi pengguna untuk memahami pilihan yang tersedia, cara kerja setiap produk, serta risiko yang menyertainya sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.
Pilihan Produk Aset Digital Kian Beragam
Perkembangan industri aset digital menghadirkan beragam instrumen dengan fungsi dan mekanisme yang berbeda. Spot memungkinkan pengguna melakukan jual beli aset kripto, sedangkan Staking memberikan kesempatan memperoleh imbal hasil dari aset yang memenuhi ketentuan program. Di sisi lain, Futures merupakan perdagangan derivatif yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short.
- Penulis: Vritimes
