Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat
- account_circle Ochin
- calendar_month 0 menit yang lalu

CDN.id, BELITUNGTIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Di tengah upaya menjaga keberlangsungan tata niaga timah agar sesuai aturan, masyarakat penambang juga diingatkan untuk mematuhi aturan dan tidak melakukan aktivitas pertambangan di kawasan terlarang.
Timah masih menjadi salah satu sumber mata pencaharian bagi sebagian masyarakat Belitung Timur. Karena itu, kepastian pembelian bijih timah melalui jalur legal dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi sekaligus mencegah munculnya perdagangan timah ilegal hingga penyelundupan.
Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja mengatakan, ketergantungan masyarakat terhadap aktivitas pertambangan timah cukup besar. Di sisi lain, PT Timah menjadi pihak yang memiliki peran penting dalam pembelian timah melalui jalur legal.
“Timah merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Belitung Timur. Sementara pembeli timah yang ada saat ini u hanya PT Timah. Oleh karena itu, ketergantungan masyarakat dengan PT Timah cukup besar,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan pembelian bijih timah sebelumnya turut memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ketika PT Timah mengalami kendala pembelian akibat persoalan RKAB, muncul gejolak di tengah masyarakat.
Fezzi berharap perkembangan pembahasan pemerintah terkait mekanisme pembelian bijih timah masyarakat dapat memberikan kepastian hukum sehingga kondisi ekonomi dan sosial di Belitung Timur kembali stabil.
“Setelah ada rapat di Menko Hukum dan HAM, Pak Yusril, itu bisa menjadi dasar untuk PT Timah membeli timah masyarakat. Mudah-mudahan ini mulai relatif stabil,” ujarnya.
Seiring dengan perkembangan tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban daerah.
Fezzi mengajak masyarakat Belitung Timur mengedepankan karakter lokal yang dikenal santun dan ramah dalam menyampaikan aspirasi maupun menghadapi persoalan.
- Penulis: Ochin
