364 Lulusan UBB Resmi Diwisuda, Rektor: ”Gelar Bukan Sekadar Simbol, Tapi Tanggung Jawab Moral”
- account_circle Ochin
- calendar_month Jum, 18 Apr 2025

CDN.id, BANGKA- Universitas Bangka Belitung (UBB) mengukuhkan sebanyak 364 lulusan dalam prosesi Wisuda ke-33 yang berlangsung khidmat pada Kamis (17/4/2025) di Balai Betason, Kampus Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Terpadu. Lulusan tersebut berasal dari lima fakultas yang ada di UBB, mulai dari program sarjana hingga magister.
Rektor UBB, Prof. Ibrahim, dalam pidato sambutannya menegaskan, perjalanan akademik para lulusan bukanlah sesuatu yang mudah. Ia mengakui, bahwa setiap mahasiswa menghadapi tantangan yang berbeda, baik mereka yang lulus tepat waktu maupun yang menyelesaikan studi hingga 14 semester.
“Proses panjang itulah yang membentuk ketangguhan dan kesiapan menyongsong masa depan,” ujar Prof. Ibrahim.
Ia juga menyampaikan penghargaan khusus kepada para lulusan pascasarjana yang berhasil menyelesaikan studi di tengah kesibukan mengurus keluarga. Bahkan, kata dia, ada yang hampir diwisuda bersamaan dengan anaknya sendiri.
“Ini bukti nyata, bahwa semangat belajar tidak mengenal usia. Tanggung jawab bukan alasan untuk berhenti berkembang,” tambahnya.
Lebih jauh, Prof. Ibrahim mengingatkan, prosesi wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan gerbang awal menuju dunia baru yang menuntut ketangguhan mental, keterbukaan terhadap perubahan, serta integritas pribadi.
“Kita boleh salah, tapi tidak boleh berbohong. Gelar akademik bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab moral,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan para wisudawan.
Ia menutup sambutannya dengan pesan agar para lulusan menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melangkah.
“Apa pun yang Anda lakukan nanti akan mencerminkan siapa Anda, dan siapa kita sebagai keluarga besar UBB,” tuturnya.
Sementara itu, Elsa Floren, wisudawan dari Program Studi Manajemen FEB, mewakili para lulusan dalam menyampaikan pidato perpisahan menilai, bahwa pengalaman belajar di UBB tidak semata-mata datang dari ruang kelas, melainkan juga melalui organisasi dan interaksi sosial yang turut membentuk karakter.
“Gelar akademik adalah amanah. Kami harus terus menjadi pribadi yang adaptif, solutif, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” ucap Elsa penuh semangat.
Menutup pidatonya itu, Elsa mengutip filosofi dari Ki Hajar Dewantara yang berbunyi Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani, sembari mengajak rekan-rekan wisudawan untuk menjadi pribadi yang memberi teladan dan tetap membawa nama baik UBB ke manapun mereka pergi.
Dalam rincian data, Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencatat jumlah lulusan terbanyak dengan 99 orang, disusul Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan (83 orang), Fakultas Sains dan Teknik (82 orang), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (53 orang), serta Fakultas Hukum (47 orang).(®)
- Penulis: Ochin
